Media Kampung – Arema FC menggunakan pengalaman dari lima pertandingan di Piala Presiden 2026 sebagai bahan evaluasi utama dalam persiapan menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Meskipun gagal mencapai final dan hanya menempati peringkat keempat, pelatih Marcos Santos menilai turnamen pramusim ini memberikan gambaran jelas tentang perkembangan tim.
Manfaat Piala Presiden 2026 bagi Arema FC
Adaptasi dan Evaluasi Pemain
Piala Presiden menjadi ajang penting bagi pelatih untuk mengamati karakter dan kontribusi setiap pemain. Marcos mampu mengidentifikasi siapa saja pemain yang sudah mampu memberikan dampak positif dan siapa yang masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting untuk menyusun strategi dan komposisi pemain jelang musim baru.
Target dan Kekecewaan
Target Arema FC untuk melaju ke partai final Piala Presiden gagal tercapai setelah kalah di semifinal dari Persebaya Surabaya dan kemudian kalah dari Persija Jakarta dalam perebutan tempat ketiga. Kekecewaan ini diakui oleh Marcos Santos, yang menyebut tim pulang dengan rasa frustrasi karena tidak memenuhi target yang diharapkan.
Persiapan Menjelang Super League 2026/2027
Meski demikian, pelatih asal Brasil ini tetap menilai hasil turnamen secara keseluruhan positif. Arema FC mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam menghadapi kompetisi Super League yang memiliki persaingan lebih panjang dan ketat. Dengan evaluasi dari Piala Presiden, tim memiliki waktu untuk melakukan pembenahan dan persiapan lebih matang.
Dengan demikian, Piala Presiden 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana penting bagi Arema FC untuk mengukur kesiapan dan meningkatkan kualitas tim menjelang musim baru.













Tinggalkan Balasan