Media Kampung – Musim 2025/26 LALIGA EA SPORTS resmi ditutup akhir pekan lalu dengan pengumuman penghargaan individu bagi para pemain terbaik. Kylian Mbappé dari Real Madrid berhasil mempertahankan Trofi Pichichi sebagai pencetak gol terbanyak dengan 25 gol sepanjang musim, unggul dua gol dari Vedat Muriqi.
Mbappé mencatatkan performa gemilang terutama di paruh pertama musim dengan 18 gol dalam 19 pertandingan, meski sempat mengalami cedera serius, ia tetap menambah tujuh gol di paruh kedua. Prestasi ini menjadikannya pemain pertama sejak Mario Kempes yang memenangkan Trofi Pichichi dalam dua musim debut di kompetisi kasta tertinggi Spanyol.
Sementara itu, Trofi Zamora yang diberikan kepada kiper dengan rasio kebobolan terbaik jatuh kepada Joan García dari Barcelona. Kiper berusia 25 tahun ini hanya kebobolan 21 gol dalam 30 pertandingan, dengan rata-rata 0,69 gol per pertandingan, mengungguli Thibaut Courtois dari Real Madrid yang rata-rata kebobolan 0,88 gol per laga.
Joan García kini bergabung dalam daftar kiper legendaris Barcelona yang pernah meraih penghargaan ini, seperti Víctor Valdés dan Marc-André ter Stegen. Kemenangan ini menjadi tonggak baru dalam kariernya di LALIGA.
Penghargaan Trofi Zarra musim ini menjadi milik bersama dua pemain Barcelona, Lamine Yamal dan Ferran Torres, yang masing-masing mencetak 16 gol. Mereka unggul satu gol dari Mikel Oyarzabal dari Real Sociedad. Trofi Zarra diberikan kepada pemain Spanyol dengan pencapaian gol terbanyak dalam satu musim.
Menariknya, ini merupakan sejarah baru bagi Barcelona karena sejak penghargaan Zarra diperkenalkan pada 2006, belum pernah ada pemain klub tersebut yang meraihnya. Kemenangan Yamal dan Torres menunjukkan kebangkitan talenta lokal Barcelona di kompetisi La Liga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan