Media Kampung – Korea Utara baru-baru ini membantah rumor yang mengatakan pemimpin mereka, Kim Jong-un, telah meninggal dunia karena pendarahan otak. Kabar ini mulai menyebar luas di media sosial dan dilaporkan oleh beberapa media internasional, termasuk tabloid Inggris, The Sun, dan New York Post.

Menurut laporan tersebut, Kim Jong-un diklaim mengalami pendarahan otak mendadak dan dilarikan ke rumah sakit di Beijing. Rumor ini berawal dari unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa ia dalam keadaan koma.

Wanjun Xie, seorang pembangkang asal Tiongkok, mengklaim di platform X bahwa Kim Jong-un telah kehilangan kesadaran dan dipindahkan ke Peking Union Medical College Hospital di Beijing. Ia juga menyatakan bahwa jenazah Kim Jong-un telah dibawa kembali secara rahasia ke Korea Utara dan bahwa kematiannya dirahasiakan.

Namun, tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Media pemerintah Korea Utara merespons kabar ini dengan melaporkan bahwa Kim Jong-un baru saja mengunjungi pameran pakaian dan alas kaki di Pyongyang, didampingi oleh putrinya, Ju-ae. Foto-foto dari kunjungan tersebut diperlihatkan dalam laporan media.

Para pejabat diplomatik dan keamanan Korea Selatan juga menyatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi yang mendukung rumor tentang kondisi kesehatan Kim Jong-un. Media resmi Korea Utara tidak memberikan komentar langsung terhadap spekulasi ini, tetapi laporan kunjungan Kim Jong-un menunjukkan bahwa ia dalam keadaan sehat.