Media Kampung – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memastikan dukungan penuh terhadap pengembangan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, menjadi pusat perawatan pesawat atau maintenance, repair, and overhaul (MRO). Hal ini diungkapkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dalam pertemuan dengan Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, KSAU menyampaikan bahwa pengalaman TNI AU memanfaatkan fasilitas penerbangan di kawasan Bandara Kertajati untuk latihan dan operasi menjadi salah satu alasan dukungan tersebut. Tonny menilai, pengembangan MRO di Kertajati akan memberikan dampak positif bagi industri pertahanan dan dirgantara dalam negeri. Dengan adanya fasilitas MRO, industri dalam negeri dapat dilibatkan dalam setiap proses pemeliharaan pesawat, sehingga mendorong eksistensi dan pengembangan teknologi pertahanan dan penerbangan.
TNI AU telah menyiapkan berbagai kajian dan perencanaan internal untuk mendukung pengembangan MRO di Bandara Kertajati. Kajian-kajian tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan kementerian dan lembaga terkait agar pemanfaatan kawasan memiliki peta jalan yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan juga berencana menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO pesawat C-130/Hercules di kawasan Asia.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menambahkan bahwa TNI AU siap mendukung operasional dan pemanfaatan Bandara Kertajati. Dukungan ini sejalan dengan kebutuhan pertahanan dan pengembangan industri penerbangan nasional. Pertemuan antara KSAU dan Deputi Bappenas membahas sejumlah opsi pengembangan, termasuk pemanfaatan bandara untuk sektor dirgantara dan industri penerbangan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan