Media Kampung, Surabaya — Perpaduan antara matcha dan espresso, yang dikenal sebagai matcha coffee atau dirty matcha, kini menjadi minuman favorit di berbagai kedai kopi Indonesia. Minuman ini menggabungkan rasa pahit khas kopi dengan aroma lembut matcha, menarik minat anak muda.
Matcha sendiri merupakan bubuk teh hijau asal Jepang yang dibuat dari daun teh (Camellia sinensis) yang digiling halus. Berbeda dengan teh biasa, matcha dikonsumsi seluruh bagian daun sehingga kandungan antioksidannya tetap terjaga. Namun, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut tidak otomatis membuat semua minuman berbasis matcha sehat.
Kandungan Gula dan Kafein Perlu Diwaspadai
Banyak produk matcha coffee yang dijual di pasaran mengandung tambahan gula, sirup, whipped cream, atau susu tinggi kalori. Hal ini dapat mengurangi nilai kesehatan minuman tersebut. Selain itu, mengutip dari laman keslan.kemkes.go.id, kopi dapat memberikan manfaat bila dikonsumsi secara wajar. Namun, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan ketergantungan, kenaikan tekanan darah sementara, peningkatan hormon stres, dan detak jantung lebih cepat.
Ketika espresso dipadukan dengan matcha, kandungan kafein dalam satu gelas minuman juga meningkat. Oleh karena itu, konsumsinya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Tips Menikmati Matcha Coffee dengan Bijak
Masyarakat dianjurkan untuk lebih cermat terhadap kandungan gula pada minuman kekinian. Meskipun menggunakan bahan kaya antioksidan seperti matcha, tambahan pemanis dalam jumlah besar tetap dapat mengurangi nilai kesehatan. Untuk menikmati matcha coffee secara lebih sehat, Anda dapat memesan dengan sedikit gula atau tanpa tambahan sirup dan whipped cream.
Tren matcha coffee menunjukkan bagaimana inovasi minuman terus berkembang dan menarik minat masyarakat. Meski menawarkan perpaduan cita rasa khas serta senyawa bermanfaat, konsumsi matcha coffee tetap perlu dilakukan secara bijak. Memperhatikan kadar gula, susu, dan kafein menjadi langkah penting agar minuman ini tidak hanya nikmat, tetapi juga mendukung pola hidup sehat.























Tinggalkan Balasan