Media Kampung – Matcha telah menjadi minuman kekinian yang populer di berbagai kafe dan coffee shop selama beberapa tahun terakhir. Namun kini, dua minuman baru mulai mencuri perhatian, yaitu horchata dari Spanyol dan ube dari Filipina.
Horchata adalah minuman manis creamy yang berasal dari Spanyol, dibuat dari biji-bijian atau kacang-kacangan seperti tiger nut dan beras, dengan tambahan gula dan rempah seperti kayu manis. Popularitas horchata meningkat signifikan, terutama di Inggris, dengan pencarian yang naik hingga 30 persen dalam semester pertama 2026 menurut data Google. Minuman ini mulai masuk ke menu kafe, coffee shop, dan bar di berbagai negara.
Sementara itu, ube, umbi ungu khas Filipina, juga menjadi tren global setelah matcha. Minuman dan produk berbahan ube kini muncul di berbagai coffee shop internasional, termasuk Starbucks di Amerika Serikat dan Inggris. Meski demikian, terdapat kekhawatiran bahwa identitas budaya ube sebagai bagian dari warisan Filipina mulai hilang di luar negeri.
Dalam konteks ini, pakar sejarah asal Filipina-Amerika, James Zarsadiaz, menyoroti pentingnya pelestarian identitas budaya ube agar tetap dikenal sebagai bagian dari tradisi Filipina. Popularitas ube yang tumbuh pesat harus diiringi penghormatan terhadap asal-usulnya, terutama oleh perusahaan besar yang memanfaatkan tren ini.
Kedua fenomena ini menunjukkan bagaimana minuman tradisional dari berbagai negara dapat menjadi tren global setelah matcha. Horchata dan ube tidak hanya menawarkan cita rasa baru, tetapi juga membuka peluang bisnis dan memperkaya keragaman kuliner internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan