Media Kampung – Kuasa hukum keluarga Ruly Yunis Setiawati, Risang Bima Wijaya, mengaku telah mengetahui identitas pria misterius yang terekam keluar dari mobil dinas korban di parkiran Bandara Juanda Sidoarjo. Namun, Risang enggan mengungkap identitas lengkap pria tersebut dan menyerahkannya kepada polisi.

Ruly Yunis Setiawati, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, ditemukan tewas dalam mobil dinasnya di parkiran Bandara Juanda pada Rabu (25/6). Rekaman CCTV menunjukkan mobil dinas Ruly sempat dikendarai oleh pria misterius saat masuk ke area parkir bandara.

“Keluarga tidak tahu (identitas pria misterius), saya yang tahu. Tapi biar nanti polisi saja yang buka,” kata Risang kepada kumparan, Minggu (28/6).

Dalam rekaman CCTV, pria tersebut terlihat mengenakan masker abu-abu, kacamata dengan bingkai hitam dan lensa bening, serta kaus lengan pendek biru dengan motif garis merah putih. Pria itu duduk di kursi kemudi dengan tangan kiri memegang setir dan tangan kanan menjulur keluar dari kaca mobil yang terbuka. Ia sempat menoleh ke arah kamera CCTV.

Informasi yang beredar menyebut pria tersebut berinisial E, berasal dari luar Pulau Jawa namun bekerja di Jawa Timur. Risang mengonfirmasi bahwa inisial tersebut sesuai dengan data yang ia miliki, tetapi ia tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Risang berharap polisi segera mengamankan pria tersebut dan mengungkap motif di balik kematian Ruly. Ia menduga motifnya bisa terkait dengan penipuan berkedok asmara atau lovescam, meskipun hasil autopsi tidak menemukan bekas persetubuhan atau sperma.

“Motifnya ini apa? Ini lovescam atau apa? Kalau lovescam, itu orang dirayu dari jauh, dari jauh sampai dekat-dekat, lewat handphone, lewat komunikasi, komunikasi dipancing datang, hartanya diambil, itu lovescam. Itu bisa, bisa asmara. Tapi kalau asmara, dari hasil autopsi tidak ditemukan bekas-bekas persetubuhan atau sperma,” tuturnya.

Keluarga korban juga menemukan video yang dibagikan Ruly di akun TikTok-nya. Video tersebut berisi foto-foto Ruly bersama seorang pria yang diduga adalah pria misterius tersebut. Video itu diunggah pada malam hari tanggal 19 Juni pukul 19.00, sementara foto diambil pada siang hari. Risang menilai hal itu seperti petunjuk yang sengaja ditinggalkan korban.

“Seolah-olah korban ini ingin menunjukkan kalau ada apa-apa dengan saya, saya terakhir bersama orang ini,” ungkap Risang.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menangkap pria misterius tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.