Media Kampung – Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menekankan perlunya evaluasi komposisi anggaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pasalnya, anggaran yang telah dibahas sebelumnya tidak mengalami kenaikan, bahkan beberapa pos justru turun pada tahun berikutnya.
Hal itu disampaikan Saleh dalam Rapat Kerja dengan Menteri Perindustrian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026. Menurutnya, hasil rapat internal komisi menginginkan pendalaman lebih lanjut terkait persoalan tersebut.
“Kami itu hanya ingin melihat bagaimana komposisi anggaran yang sebetulnya kita sudah lalui dua kali ini. Ternyata yang dulu, yang awal itu saya ingat anggarannya sekian, begitu tahun berikutnya tidak bisa nambah, malah turun,” ujar Saleh.
DPR ingin mengetahui letak persoalan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan program Kemenperin. Saleh menyebut Komisi VII juga ingin melihat proporsi anggaran pada setiap direktorat jenderal. Langkah ini dilakukan untuk menentukan alokasi yang paling sesuai bagi masing-masing unit kerja.
“Maka teman-teman di dalam rapat internal komisi itu menginginkan supaya ini kita dalami sebetulnya di mana duduk persoalannya. Lalu apa saja yang harus kita lakukan dan tidak boleh ditinggalkan di dalam pembahasan dan juga pelaksanaan program di Kementerian Perindustrian,” kata Saleh.
Saleh menjelaskan alokasi anggaran terbesar saat ini berada pada Politeknik Perindustrian. Namun, anggaran tersebut lebih berfokus pada penyiapan sumber daya manusia. Menurutnya, kebutuhan direktorat lain juga perlu mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran.
“Nah tentu saja kalau dari alokasi anggaran paling besar kan tentu di Politeknik Perindustrian. Tetapi kan anggaran Politeknik Perindustrian itu kan tidak langsung bersinergi atau bersambung dengan katakanlah penciptaan industri baru,” ucap Saleh.
Saleh menegaskan anggaran Politeknik Perindustrian tetap sangat penting, namun perlu didukung oleh alokasi pada direktorat lainnya. DPR pun meminta penjelasan lebih rinci mengenai kebutuhan setiap direktorat jenderal di Kemenperin.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan