Media Kampung – Santriwati berinisial F mengaku hamil lewat mimpi, sementara keluarganya menegaskan bahwa kehamilan misterius itu merupakan takdir Allah.
Polisi Satreskrim Polres Pekalongan menyelidiki dugaan pencabulan oleh pimpinan pondok, Kiai AKF (54), yang kemudian ditangkap pada 27 Mei 2026.
F melahirkan seorang bayi laki-laki pada Desember 2025; bayi tersebut kini diadopsi oleh keluarga di Banjarnegara melalui proses resmi.
Kapolres Riki Yariandi menyiapkan posko pengaduan dan safe house untuk korban serta saksi yang takut intimidasi.
Keluarga F meminta publik menghentikan spekulasi, menegaskan penerimaan mereka atas kejadian sebagai takdir Allah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan