Media Kampung – Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap motif di balik pembunuhan seorang wanita yang jasadnya ditemukan di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Pelaku bernama M Febryan alias Ambon mengakui bahwa tindakan tersebut dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati akibat ucapan korban sebelumnya.
Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor Kota, menjelaskan bahwa korban dan pelaku merupakan teman lama sejak SMA. Keduanya bertemu kembali pada 2 Mei 2026 di kawasan Air Mancur, Kota Bogor, dan berbincang mengenai kehidupan pribadi. Saat itu korban menanyakan kabar orang tua pelaku, yang sudah meninggal dunia, sehingga pelaku menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak memiliki orang tua.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Bagus Azi Lesmana, menambahkan bahwa saat ini polisi masih mendalami kemungkinan adanya motif lain, namun sementara waktu motif utama pembunuhan ini adalah sakit hati dan dendam pelaku terhadap korban. Pelaku dan korban sempat bercerita tentang kehidupan masing-masing sebelum akhirnya terjadinya aksi kekerasan tersebut.
Kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, dengan korban ditemukan tergeletak di Jalan Sholeh Iskandar. Korban sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ngopi bersama pelaku pada Jumat malam. Setelah melakukan aksi kejahatan, pelaku membawa kabur mobil milik korban dan akhirnya tertangkap setelah mobil yang dikendarainya terguling saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.
Polresta Bogor Kota terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan terhadap pelaku guna memastikan detail kasus dan kemungkinan motif lain yang mendasari. Kasus ini menjadi sorotan karena latar belakangnya yang bermula dari persoalan pribadi dan emosi yang berujung pada tindakan kriminal berat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi dan penyelesaian konflik secara baik agar tidak menimbulkan konsekuensi tragis seperti yang terjadi di Kota Bogor tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan