Media Kampung – Penyelidikan terbaru Kongres Amerika Serikat terkait kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali bergulir dengan munculnya tudingan terhadap tiga pria, termasuk seorang fotografer terkenal yang pernah bekerja dengan Lady Diana. Mantan asisten Epstein, Sarah Kellen, memberikan kesaksian tertutup di Capitol Hill yang mengungkap dugaan pelecehan seksual yang melibatkan ketiga tokoh tersebut.

Ketua Komite Pengawasan DPR AS, James Comer, mengungkapkan bahwa Kellen menyebut nama tiga pria dalam wawancara resmi bersama komite pada Kamis lalu. Media lokal melaporkan bahwa ketiga orang yang dimaksud adalah Frederic Fekkai, penata rambut selebriti asal Prancis; Philip Levine, mantan wali kota Miami Beach; serta Patrick Demarchelier, fotografer mode ternama asal Prancis yang dikenal sebagai fotografer pribadi Lady Diana.

Patrick Demarchelier memiliki reputasi internasional sebagai salah satu fotografer fashion paling berpengaruh. Karyanya yang menampilkan potret elegan dan alami banyak menghiasi majalah mode internasional seperti Vogue dan Harper’s Bazaar. Pada akhir 1980-an, Demarchelier dipercaya keluarga kerajaan Inggris sebagai fotografer pribadi Lady Diana, menjadikannya fotografer non-Inggris pertama yang mendapat kepercayaan tersebut. Foto-fotonya turut membentuk citra Diana sebagai ikon kemanusiaan dan simbol fashion global, sebelum wafat pada 2022.

Dalam kesaksian tersebut, Sarah Kellen menuduh Frederic Fekkai dan Philip Levine melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya. Selain itu, Kellen juga menuduh Patrick Demarchelier pernah memperlihatkan alat kelaminnya kepadanya. Tuduhan terhadap Fekkai mencakup insiden di Hawaii pada awal tahun 2000-an ketika mereka berada di kamar hotel dalam perjalanan menemui agen model.

Namun, pihak Fekkai membantah seluruh tuduhan tersebut. Mark Herr, perwakilan medianya, menyatakan bahwa Fekkai tidak pernah melakukan tindakan ilegal maupun mengetahui aktivitas perdagangan manusia yang dilakukan oleh Epstein. “Tuan Fekkai tidak pernah menyalahgunakan siapa pun dan tidak mengetahui kebejatan maupun perdagangan manusia Epstein,” kata Herr dalam pernyataannya.

Sementara itu, Philip Levine sebelumnya mengaku hanya beberapa kali bertemu dengan Epstein dan menyesali adanya hubungan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah berbisnis dengan Epstein, tidak pernah berkunjung ke pulau pribadi Epstein, serta tidak pernah menaiki pesawat pribadi milik Epstein. Pernyataan ini disampaikan Levine kepada media lokal WLRN.

Kemunculan tudingan ini menambah babak baru dalam penyelidikan kasus Jeffrey Epstein yang telah mengguncang dunia selama beberapa tahun terakhir. Kesaksian Sarah Kellen menjadi sorotan penting karena memberikan nama-nama baru yang diduga terlibat dalam jaringan kejahatan seksual tersebut. Kongres Amerika Serikat terus mendalami kasus ini sebagai bagian dari upaya mengungkap seluruh fakta di balik sindikat eksploitasi yang dipimpin oleh Epstein.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa skandal Epstein masih menyimpan banyak rahasia dan kemungkinan adanya keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh di balik layar. Komite Pengawasan DPR AS diperkirakan akan terus menggali informasi dan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait tudingan yang muncul dalam kesaksian Sarah Kellen tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.