Media Kampung – Irjen Pol Pipit Rismanto resmi ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan melalui mutasi yang diumumkan Mabes Polri pada 7 Mei 2026. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Anwar.
Lahir pada 30 Desember 1972 di Salatiga, Jawa Tengah, Pipit Rismanto menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian angkatan 1994 dan memiliki latar belakang kuat di bidang hukum dan kepolisian. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Kepolisian, Magister Hukum, serta gelar Doktor dari Universitas Atma Jaya pada tahun 2025.
Karier Pipit banyak diwarnai oleh pengalaman di bidang reserse dan penanganan tindak pidana tertentu. Sebelum diangkat sebagai Kapolda Jawa Barat, ia menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023 hingga Mei 2026. Dalam masa tugasnya di Kalimantan Barat, Pipit dikenal aktif menangani kasus pertambangan ilegal yang menjadi perhatian serius di wilayah tersebut.
Pipit juga pernah mengemban sejumlah posisi strategis, di antaranya Kapolres Bangka pada 2011, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat pada 2013, dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung pada 2015. Jabatan terakhirnya sebelum menjadi Kapolda Kalimantan Barat adalah Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri pada 2021-2023.
Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Agus Sugiyarso, mengonfirmasi bahwa Pipit memiliki rekam jejak kuat dalam menangani kasus tambang di Bangka Belitung. Ia juga menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Selain pergantian Kapolda Jawa Barat, mutasi ini juga menyentuh sejumlah pejabat utama Polda Jabar, termasuk pergantian Direktur Reserse Kriminal Umum dan Direktur Reserse Narkoba. Mutasi dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan Polri menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Kini, Irjen Pipit Rismanto menghadapi tantangan baru dalam memimpin Polda Jawa Barat, wilayah hukum dengan dinamika sosial dan keamanan yang luas. Pengalaman panjang di bidang reserse dan penanganan kasus serius seperti tambang ilegal serta penyakit gagal ginjal akut di masa lalu diharapkan menjadi bekal penting dalam menjalankan tugasnya.
Mutasi ini menegaskan komitmen Polri untuk terus melakukan pembinaan karier dan penyegaran organisasi demi meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan