Media Kampung, Bengkulu — Tidur yang berkualitas merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Kurang tidur secara terus-menerus dapat menurunkan konsentrasi, memengaruhi suasana hati, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Para ahli merekomendasikan penerapan kebiasaan tidur yang baik atau sleep hygiene untuk mendapatkan istirahat optimal.
Dr. Eric J. Olson, dokter spesialis paru dan tidur sekaligus Co-Director Center for Sleep Medicine Mayo Clinic, menjelaskan bahwa menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Tidur dan bangun pada jam yang sama, termasuk akhir pekan, dapat memudahkan tubuh tertidur dan meningkatkan kualitas tidur.
Selain jadwal, lingkungan kamar yang nyaman—gelap, tenang, dan sejuk—juga dianjurkan. Penggunaan telepon pintar, tablet, dan komputer menjelang tidur sebaiknya dibatasi karena cahaya biru dari layar menghambat produksi hormon melatonin yang mengatur siklus tidur.
Dr. Charlene E. Gamaldo, Medical Director Johns Hopkins Center for Sleep, menyarankan untuk menghindari konsumsi kafein pada sore atau malam hari serta makan dalam porsi besar menjelang tidur karena dapat mengganggu kenyamanan saat beristirahat.
Dr. Phyllis C. Zee, Chief of Sleep Medicine Northwestern University Feinberg School of Medicine, menambahkan bahwa aktivitas relaksasi seperti membaca buku, meditasi ringan, atau latihan pernapasan dapat membantu tubuh lebih siap tidur. Rutinitas sebelum tidur memberikan sinyal kepada otak bahwa tubuh sedang bersiap memasuki waktu istirahat.
Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat secara konsisten, kualitas istirahat meningkat sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun. Tidur yang cukup juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan jantung, kemampuan berpikir, dan kesejahteraan mental.





















Tinggalkan Balasan