Media Kampung – Magetan – Petani di Desa Lemahbang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, mulai mengintensifkan pengendalian hama wereng yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman padi. Penyemprotan insektisida dilakukan di lahan milik anggota Kelompok Tani Ngudi Tani I pada Selasa (30/6/2026) sebagai langkah antisipasi agar serangan tidak meluas.
Hama wereng menjadi salah satu ancaman serius bagi tanaman padi karena menyerang batang dengan mengisap cairan. Selain itu, wereng juga dapat membawa virus yang menyebabkan tanaman menguning hingga berisiko gagal panen apabila tidak segera dikendalikan.
Babinsa Koramil 080413 Bendo, Sertu Jafar Sodik, yang ikut mendampingi kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pengendalian sejak dini. “Saat ini memang ada beberapa lahan yang mulai muncul serangan wereng. Karena itu petani kami dorong segera melakukan penyemprotan agar penyebarannya tidak semakin luas dan tanaman tetap bisa diselamatkan,” kata Jafar.
Ia menambahkan, kehadirannya di sawah juga dimanfaatkan untuk menyerap keluhan petani selama musim tanam. “Kami sekaligus mendengar keluhan petani di lapangan. Kalau ada kendala yang membutuhkan penanganan dari dinas terkait, akan kami koordinasikan agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Salah seorang petani, Suwarto (48), mengatakan penyemprotan dilakukan setelah mulai ditemukan gejala serangan wereng di areal persawahan. Menurutnya, pengendalian harus dilakukan secepat mungkin agar tidak berdampak pada hasil panen. “Kalau terlambat ditangani, wereng cepat menyebar ke petak sawah lainnya. Makanya kami langsung melakukan penyemprotan supaya tanaman tidak rusak dan hasil panen tetap terjaga,” kata Suwarto.
Petani berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga upaya pengendalian hama berjalan efektif dan tanaman padi dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa panen.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan