Media Kampung – Frozen yoghurt atau froyo kini menjadi camilan favorit banyak orang. Selain tampilannya menarik, rasanya yang lezat dan klaim sebagai alternatif sehat membuatnya digemari. Namun, pertanyaan yang sering muncul: apakah boleh mengonsumsi frozen yoghurt setiap hari?

Apa Itu Frozen Yoghurt?

Frozen yoghurt adalah yoghurt beku yang terbuat dari susu fermentasi, ditambah gula, perasa, penstabil, dan krim. Produsen sering mengklaimnya lebih sehat daripada es krim karena lebih rendah lemak dan kalori. Namun, kandungan gulanya bisa sama tingginya. Beberapa merek mengandung bakteri hidup yang tidak aktif saat dingin dan aktif kembali setelah dikonsumsi, sehingga berpotensi memberikan manfaat probiotik.

Kandungan Nutrisi Frozen Yoghurt

Frozen yoghurt mengandung beberapa nutrisi penting, tetapi juga perlu diwaspadai kandungan gulanya.

Kalsium

Satu cangkir frozen yoghurt rata-rata mengandung sekitar 280 mg kalsium (30% kebutuhan harian). Kalsium penting untuk tulang dan gigi, namun sumber kalsium lain seperti susu, keju, atau plain yoghurt tanpa gula tambahan bisa menjadi pilihan lebih baik.

Protein

Kandungan protein bervariasi. Satu cangkir frozen yoghurt standar mengandung sekitar 12 g protein, namun beberapa merek hanya 4-5 g, sementara Greek frozen yoghurt bisa mencapai 16 g. Protein penting untuk pembentukan hormon, otot, dan tulang.

Probiotik

Tidak semua frozen yoghurt mengandung probiotik dalam jumlah signifikan. Hanya produk yang secara khusus mencantumkan jenis dan jumlah bakteri yang terjamin manfaatnya. Label “kultur hidup dan aktif” tanpa jumlah spesifik tidak menjamin efek kesehatan tertentu.

Manfaat Mengonsumsi Frozen Yoghurt

Frozen yoghurt dapat memberikan manfaat seperti asupan kalsium, protein, dan probiotik yang mendukung kesehatan usus dan sistem kekebalan tubuh. Namun, manfaat ini harus diimbangi dengan kesadaran akan kandungan gula tambahan yang tinggi.

Risiko Konsumsi Berlebihan

Mengonsumsi frozen yoghurt setiap hari berisiko jika tidak diimbangi pola makan sehat. Gula tambahan yang tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya. Frozen yoghurt tetaplah dessert, bukan makanan utama.

Tips Memilih Frozen Yoghurt yang Lebih Sehat

  • Kalori: Pilih yang sekitar 200 kalori per cangkir atau kurang.
  • Kalsium: Pilih yang mengandung setidaknya 15% AKG kalsium.
  • Bakteri bermanfaat: Cari produk dengan kultur hidup dan aktif atau yang secara jelas menyertakan probiotik.
  • Protein: Usahakan minimal 8 g protein per cangkir.
  • Bahan alami: Label hanya mencantumkan susu, gula, kultur bakteri, dan sedikit aditif.

Kesimpulan

Jadi, apakah boleh mengonsumsi frozen yoghurt setiap hari? Jawabannya tergantung pada pola makan Anda secara keseluruhan. Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet seimbang yang kaya sayuran, biji-bijian utuh, dan protein, tidak masalah. Namun, jika frozen yoghurt menggantikan makanan bergizi lain atau dikonsumsi berlebihan, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi. Ingat, frozen yoghurt adalah camilan, bukan makanan pokok.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.