Media Kampung – Washington, D.C. – Hasil survei terbaru dari Pew Research Center (PRC) mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan global terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di bawah Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Survei yang melibatkan 42.151 responden dewasa di 36 negara ini menunjukkan hanya median 23% responden yang percaya Trump akan melakukan hal yang benar dalam urusan dunia, sementara 76% menyatakan tidak percaya.
Angka kepercayaan terhadap Trump (23%) lebih rendah dibandingkan Xi Jinping (34%) dan Putin (31%). Bahkan, Trump juga kalah dari Presiden Prancis Emmanuel Macron (43%) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (35%). Satu-satunya pemimpin yang berada di bawah Trump adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan 18%.
Meskipun secara global rendah, Trump masih mendapat kepercayaan tinggi di beberapa negara. Tertinggi di Filipina (68%), disusul Israel (66%), serta mayoritas responden di Nigeria, Kenya, dan Ghana juga memberikan kepercayaan. Sebaliknya, tingkat kepercayaan terendah tercatat di wilayah Palestina (Tepi Barat dan Yerusalem Timur) hanya 4%, dan di Turkiye hanya 6%.
Penurunan Kepercayaan terhadap AS sebagai Mitra Andal
Survei PRC juga mencatat penurunan drastis pandangan bahwa AS adalah mitra yang dapat diandalkan, terutama di Eropa. Hungaria dan Polandia menjadi satu-satunya negara Eropa yang mayoritas warganya masih memandang Washington sebagai mitra terpercaya. Di delapan negara Eropa lainnya, kepercayaan turun 28 hingga 52 poin persentase sejak 2022. Hanya 8% responden di Swedia, 10% di Prancis, dan 15% di Jerman yang menilai AS mempertimbangkan kepentingan negara mereka. Di Jerman, proporsi tersebut anjlok dari 60% pada 2023 menjadi hanya 23% saat ini.
Di Asia, tingkat kepercayaan terhadap presiden AS bervariasi: India 39%, Sri Lanka 35%, Jepang 25%, Korea Selatan 22%, dan Australia 18%. Sementara di Amerika Latin, tidak ada satu negara pun yang mayoritas warganya percaya pada Trump; tertinggi di Kolombia (43%), diikuti Peru (31%) dan Brasil (30%).
Survei PRC dilakukan pada 8 Februari hingga 13 Mei 2026, memberikan gambaran terkini tentang persepsi global terhadap kepemimpinan AS di bawah Trump.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan