Media Kampung – Kebakaran dahsyat melanda Flourish Stay B&B di kawasan Malviya Nagar, Delhi Selatan, India, pada Rabu (3/6/2026) pagi. Dalam insiden yang menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai puluhan lainnya, warga Muslim setempat tampil sebagai pahlawan dengan mempertaruhkan nyawa mereka menyelamatkan para tamu, termasuk banyak warga negara asing.
Api diketahui berasal dari restoran bawah tanah hotel sekitar pukul 08.50 waktu setempat, lalu merambat ke bangunan Micasa Inn di sebelahnya. Bangunan tersebut memiliki pelanggaran keamanan parah, seperti hanya satu akses keluar masuk, jendela terkunci, dan tanpa izin kebakaran yang memadai. Akibatnya, banyak tamu terjebak dan nekat melompat dari lantai atas.
Petugas pemadam kebakaran datang terlambat, namun warga sekitar segera bertindak. Mereka memecahkan jendela dengan palu, melempar tali, menggendong korban, melakukan CPR, dan membentangkan kasur serta seprai untuk meredam lompatan. Di antara para penyelamat, penduduk Muslim menonjol karena keberanian mereka tanpa memandang latar belakang korban.
Umat Islam yang merupakan 14-15 persen populasi India kerap menghadapi diskriminasi dan stereotip negatif. Namun, dalam tragedi ini, mereka justru menjadi garda terdepan penyelamatan. Seorang warga bernama Himanshu Agarwal menggambarkan situasi kacau dengan banyak orang berteriak dan melompat dari gedung.
Korban tewas terdiri dari warga India dan warga asing dari Liberia, Mozambik, Nigeria, dan Bangladesh. Banyak dari mereka datang untuk perawatan medis. Lebih dari 40 orang berhasil diselamatkan, delapan di antaranya dalam kondisi kritis. Pemerintah India, melalui Perdana Menteri Narendra Modi, menyampaikan belasungkawa dan memberikan kompensasi bagi keluarga korban. Otoritas setempat juga memerintahkan inspeksi keselamatan terhadap seluruh penginapan B&B di Delhi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan