Media Kampung – Sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk jurnalis yang tergabung dalam rombongan kemanusiaan Global Sumud Flotilla, akan segera kembali ke Tanah Air setelah dibebaskan dari penahanan oleh tentara Israel. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengungkapkan bahwa mereka dijadwalkan tiba di Indonesia pada hari Sabtu, 23 Mei 2026.

Dudung menambahkan bahwa proses pemulangan para WNI tersebut telah diatur oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu). “Mereka dalam keadaan baik, tidak ada masalah,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke MAN Insan Cendikia Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Dalam pernyataannya, Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul, Darianto, melaporkan bahwa meskipun para WNI dalam kondisi sehat, ada di antara mereka yang mengalami perlakuan kekerasan saat ditahan. Ia menjelaskan bahwa beberapa relawan harus menghadapi tindakan kasar seperti ditendang dan disetrum oleh tentara Israel.

Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menyatakan bahwa sembilan WNI tersebut sudah berada di Istanbul setelah dievakuasi dengan selamat pada 21 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa kesehatan dan hak-hak para relawan akan menjadi prioritas utama dalam proses pemulangan mereka.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa semua langkah yang diperlukan diambil sebelum mereka kembali ke Tanah Air. Ini termasuk tes kesehatan, visum, dan penanganan psikologis untuk memastikan tidak ada dampak negatif dari pengalaman penahanan tersebut.

Insiden penahanan ini terjadi ketika rombongan relawan WNI berusaha melintasi perbatasan laut yang dikuasai Israel untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina. Penahanan ini memicu reaksi cepat dari berbagai pihak internasional yang mengecam tindakan Israel.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turki dan KJRI di Istanbul terus memberikan dukungan kepada para relawan selama proses pemulangan. Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, diharapkan para WNI ini dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka di Indonesia dengan selamat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.