Media Kampung – Ukraina melancarkan kampanye serangan udara di Krimea untuk mengisolasi wilayah tersebut dan mendesak Rusia menarik pasukannya. Komandan Pasukan Drone Ukraina (USF), Robert Brovdi, menyatakan bahwa target utama adalah infrastruktur militer dan industri pertahanan di Krimea.
Serangan tersebut berhasil menghancurkan Jembatan Armenia serta merusak 50 kendaraan tempur Rusia yang rencananya akan digunakan dalam operasi di Huliaipole, Zaporizhzhia. Kerusakan ini mengganggu jalur logistik dan suplai militer Rusia di Krimea.
Brovdi mengatakan bahwa dalam waktu dekat Krimea akan terisolasi, sehingga personel militer Rusia yang bekerja di industri pertahanan akan menghadapi kondisi yang sangat sulit. Beberapa bulan terakhir, Krimea dan wilayah selatan Rusia telah mengalami kelangkaan bahan bakar minyak akibat serangan bertubi-tubi Ukraina ke infrastruktur minyak Rusia.
Selain di Krimea, Ukraina juga menyerang pabrik kimia di Tula dan depot minyak di Yaroslav yang berjarak sekitar 395 km dari Ukraina. Sebanyak 23 drone ditembakkan ke area industri tersebut, memaksa evakuasi personel militer Rusia. Serangan ini merupakan bagian dari upaya memperluas tekanan terhadap infrastruktur energi dan industri pertahanan Moskow.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan