Media Kampung – Enam mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) berhasil meraih juara ketiga dalam ajang Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) 2026 kategori Plan of Development (POD) tingkat internasional. Tim yang menamakan diri ‘Spontan’ ini menyisihkan puluhan tim dari berbagai negara dan menempati posisi ketiga setelah dua tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Inovasi yang diusung berjudul ‘Repurposing the OGIP Field into an Integrated Offshore CCS Hub: A Phased Source-Transport-Storage Strategy for Safe, Adaptive, and Bankable CO2 Storage’. Gagasan ini memanfaatkan lapangan minyak dan gas bumi yang sudah matang (mature field) untuk diubah menjadi pusat penyimpanan karbon dioksida (CO2) melalui teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).
Tim Spontan terdiri dari mahasiswa lintas disiplin: Muhammad Fakhri Yaqadan Jouhari (Teknik Perminyakan, ketua), Mohammad Naufal Wahyudin (Teknik Perminyakan), Moh. Aldora Abel Afilyanta (Teknik Perminyakan), Sandy Yoga Ramadona (Teknik Mesin), Evril Afriza Enandy (Teknik Lingkungan), dan Esta Meizya Zella Putri (Ekonomi Pembangunan). Mereka berkolaborasi untuk mematangkan aspek geologi, transportasi, lingkungan, dan kelayakan investasi.
Kompetisi dimulai dengan babak preliminary daring yang berhasil dilalui Tim Spontan, sehingga mereka masuk dalam enam besar dan berhak tampil di final yang digelar di Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta pada Mei 2026. Dalam final, setiap tim diberi waktu 10 menit presentasi, lalu diuji dalam sesi debat maraton 100 menit dengan dewan juri dan praktisi industri senior. Tim Spontan mampu menjawab pertanyaan kritis seputar risiko kebocoran reservoir dan aspek ekonomi konservatif.
Muhammad Fakhri Yaqadan Jouhari menyatakan bahwa industri migas saat ini tidak hanya dituntut memproduksi minyak dan gas, tetapi juga menjaga lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa untuk aktif berkontribusi pada target global Net Zero Emissions. Bagi mereka, kegagalan di masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk meraih kemenangan.
Hasil akhir OGIP 2026 untuk kategori POD: Juara 1 ITB (Integrated Field Development), Juara 2 ITB (Optimization Eco-Drilling), dan Juara 3 UNEJ (Offshore CCS Hub Carbon Storage). Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah mampu bersaing di level internasional dan melahirkan solusi iklim dunia dari Jember.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan