Media Kampung – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sejumlah inovasi yang dikembangkan oleh Polri guna mendukung peningkatan produksi pertanian nasional dan ketahanan pangan di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat produktivitas petani sekaligus memanfaatkan hasil samping pertanian secara optimal.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah kerja sama Polri dengan pelaku UMKM lokal dalam pembuatan briket tongkol jagung bernama Miracle Carbon. Produk ini memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Menurut Kapolri, briket tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, membantu usaha mikro kecil menengah, serta sebagai penghangat kandang ayam dan pengganti kayu bakar.
Selain itu, Polri juga mengembangkan pupuk Presisi berbasis batu bara yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kesuburan tanah pertanian. Kapolri menjelaskan bahwa pupuk ini mampu menaikkan tingkat keasaman tanah atau pH sebanyak satu sampai dua tingkat, sekaligus memulihkan unsur hara tanah. Inovasi pupuk ini sudah diterapkan di lahan jagung di Jawa Barat dan Papua dengan harapan dapat meningkatkan hasil panen nasional.
Polri juga menghadirkan berbagai teknologi pertanian yang mendukung proses produksi dari tahap awal hingga pasca panen. Beberapa alat yang dikembangkan antara lain vertical dryer, mobil pemipil, soil tester, pompa tenaga surya, dan Atmosphere Water Generator. Kapolri menambahkan, Mobile Rotary Dryer juga disiapkan untuk membantu petani mengeringkan jagung secara merata dan higienis tanpa harus memindahkan hasil panen ke gudang.
Inovasi-inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui teknologi dan produk yang ramah lingkungan. Implementasi berbagai alat dan produk ini diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian serta memberikan dampak positif bagi produktivitas dan efisiensi usaha tani.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan