Media KampungBackrooms director Kane Parsons dan aktor Mark Duplass secara tegas membantah rumor yang menyatakan bahwa Parsons tidak benar-benar mengarahkan film tersebut. Rumor ini muncul di media sosial yang meragukan kemampuan Parsons karena usianya yang masih 20 tahun.

Backrooms diproduksi oleh sutradara terkenal seperti James Wan, Shawn Levy, dan Osgood Perkins, sehingga beberapa pihak menduga mereka yang sebenarnya mengarahkan film secara diam-diam. Namun, Mark Duplass menolak keras rumor tersebut melalui unggahan video di Instagram, menegaskan bahwa Parsons sangat siap dan tidak membutuhkan bantuan dalam mengarahkan film.

Sinopsis Perumahan Laddaland: Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyembunyikan Rahasia Kelam
Baca juga:
Sinopsis Perumahan Laddaland: Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyembunyikan Rahasia Kelam

Duplass juga memuji kepekaan Parsons sebagai pembuat film, terutama kemampuannya bekerja dengan aktor meskipun ini adalah pengalaman sutradara muda tersebut yang pertama kali menangani film panjang. Parsons sendiri menanggapi rumor itu dengan candaan di kolom komentar video YouTuber Dolan Darkest, menyebut bahwa rumor tersebut tidak benar dan mengolok-olok konspirasi Hollywood.

Film Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Overwork dan Eksploitasi Pekerja
Baca juga:
Film Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Overwork dan Eksploitasi Pekerja

Kane Parsons mulai dikenal luas sejak 2022 lewat film pendek horor The Backrooms yang viral. Kesuksesan ini membuka peluang baginya dikontrak oleh A24 untuk mengembangkan proyek tersebut menjadi film fitur yang mendapatkan ulasan positif, termasuk skor 8/10 dari Media Kampung, yang menyoroti visual dan karakterisasi film yang kuat.

Bang Siomay Racing Meninggal Dunia: Keluarga Minta Doa & Hapus Video di Lokasi Kejadian
Baca juga:
Bang Siomay Racing Meninggal Dunia: Keluarga Minta Doa & Hapus Video di Lokasi Kejadian

Fenomena sutradara muda dari platform digital seperti YouTube kini semakin mencuat, dengan Parsons menjadi contoh sukses generasi baru yang mampu menghasilkan karya berkualitas dengan anggaran terbatas. Kesuksesan Backrooms membuka peluang bagi Parsons untuk mengarahkan proyek-proyek berikutnya di industri film.