Media Kampung – Film horor Obsession terus mencetak prestasi gemilang di box office global. Karya sutradara muda Curry Barker ini kini telah mengumpulkan pendapatan lebih dari USD 200 juta atau sekitar Rp 3,26 triliun di seluruh dunia, sekaligus menjadi film terlaris sepanjang masa milik Focus Features. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Obsession sebagai salah satu fenomena perfilman terbesar tahun ini, terutama mengingat film tersebut berasal dari proyek independen dengan biaya produksi yang relatif kecil.
Sebelum menorehkan rekor global, Obsession lebih dulu menjadi film Focus Features dengan pendapatan domestik terbesar sepanjang sejarah. Di pasar Amerika Utara, film tersebut berhasil meraup sekitar USD 151 juta atau setara Rp 2,46 triliun. Angka itu melampaui berbagai judul sukses yang sebelumnya menjadi andalan studio. Kesuksesan Obsession juga belum menunjukkan tanda-tanda melambat meski telah memasuki pekan keempat penayangan.
Pada akhir pekan keempat, Obsession hanya mengalami penurunan pendapatan sebesar 7 persen dan masih mampu mengumpulkan USD 25,6 juta atau sekitar Rp 417 miliar. Capaian tersebut memecahkan rekor sebagai pendapatan akhir pekan keempat terbesar dalam sejarah film horor. Rekor sebelumnya dipegang oleh film The Blair Witch Project, yang meraih 24,2 juta dolar AS pada pekan keempat penayangannya. Tak hanya itu, Obsession juga menjadi film pertama sejak E.T. the Extra-Terrestrial yang mencatat peningkatan pendapatan pada akhir pekan kedua dan ketiga secara berturut-turut. Pencapaian tersebut dinilai menjadi bukti kuat bahwa film ini mendapat dukungan besar dari promosi mulut ke mulut para penonton.
Kesuksesan Obsession semakin mengejutkan jika melihat perjalanan awalnya. Focus Features diketahui membeli hak distribusi film tersebut dari festival film dengan nilai sekitar USD 15 juta atau setara Rp 244 miliar. Pada saat itu, hampir tidak ada yang memprediksi bahwa film tersebut akan berkembang menjadi proyek terbesar dalam sejarah studio. Kini, Obsession berhasil melampaui sejumlah film populer milik Focus Features, termasuk Downton Abbey yang mengumpulkan pendapatan global USD 193,3 juta, Nosferatu dengan USD 181,8 juta, serta Darkest Hour yang meraih USD 150,3 juta di seluruh dunia.
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian dari kesuksesan Obsession adalah biaya produksinya yang sangat rendah dibandingkan pendapatan yang diraih. Film ini dibuat secara independen dengan anggaran hanya 750 ribu dolar AS atau sekitar Rp 12,2 miliar. Dengan pendapatan yang kini melampaui Rp 3,26 triliun, Obsession menjadi salah satu film horor paling menguntungkan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelum sukses lewat Obsession, Curry Barker dikenal melalui sejumlah proyek independen, termasuk film pendek horor The Chair, film found-footage Milk Serial, serta kanal komedi sketsa Thats a Bad Idea yang ia jalankan bersama Cooper Tomlinson. Berkat keberhasilan fenomenal Obsession, nama Barker kini melesat sebagai salah satu sutradara muda yang paling diperhitungkan di Hollywood.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan