Media Kampung – Penggemar Destiny 2 merencanakan protes besar-besaran untuk “crash the servers” pada 9 Juni mendatang sebagai bentuk penolakan atas keputusan Bungie yang mengakhiri dukungan untuk game tersebut.
Rencana ini muncul setelah Bungie mengumumkan akan berhenti mengembangkan konten baru Destiny 2 dan fokus pada game baru mereka, Marathon, yang dianggap gagal memenuhi target penjualan.
Dalam sebuah thread di Reddit, pengguna w1nds0r mengajak semua pemain Destiny 2 untuk kembali bermain pada tanggal tersebut guna memecahkan rekor jumlah pemain tertinggi Marathon yang mencapai puncak 77.358 pemain di Steam.
Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk menunjukkan kepada Sony bahwa franchise Destiny masih memiliki basis pemain yang besar dan layak untuk terus dikembangkan.
Lebih dari seribu komentar mendukung ajakan tersebut, menyatakan keinginan mereka untuk kembali menjelajahi dunia Destiny 2 dan memberikan penghormatan terakhir pada game sebelum dukungan resmi berakhir.
Di sisi lain, Sony telah mengumumkan bahwa Destiny 2 akan tersedia di PlayStation Plus Extra dan Premier pada hari rilis konten terakhir, termasuk koleksi Legacy dan ekspansi The Final Shape.
Berita penghentian dukungan ini juga mengejutkan banyak staf Bungie yang tidak mengetahui rencana tersebut sebelumnya, memicu reaksi beragam dari komunitas pemain dan penggemar.
Beberapa penggemar menyatakan kekecewaan mereka dengan memberikan ulasan negatif di halaman Steam Marathon, sementara yang lain mencoba mengimbangi dengan kampanye ulasan positif.
Petisi untuk memaksa Sony melanjutkan seri Destiny 3 telah mengumpulkan lebih dari 265.000 tanda tangan, menunjukkan antusiasme komunitas yang masih kuat terhadap franchise ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




