Media Kampung – Shuhei Yoshida, mantan presiden Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios, menyampaikan bahwa ia adalah penggemar berat Bloodborne dan merasa bingung mengapa game tersebut tidak pernah dirilis untuk platform PC.
Dalam sebuah pidato utama pada acara industri CEDEC di Jepang, Yoshida membagikan pengalamannya selama hampir 40 tahun berkarier di Sony, termasuk momen pertamanya mencoba permainan Demon’s Souls dan keputusan Sony yang melewatkan kesempatan untuk menerbitkan Dark Souls. Ia menyoroti Bloodborne sebagai salah satu game berpengaruh yang belum mendapatkan versi terbaru untuk generasi PlayStation 5 maupun rilis di PC.
Ketertarikan Shuhei Yoshida pada Bloodborne
Yoshida menyatakan bahwa Bloodborne masih memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, namun hingga saat ini belum ada versi remaster atau patch peningkatan untuk PS5 yang dirilis. Ia juga mempertanyakan alasan di balik tidak dirilisnya Bloodborne untuk PC, meskipun banyak game first-party PlayStation lain yang sudah mendapatkan versi remaster di berbagai platform.
Misteri Ketiadaan Versi PC dan Remaster
Mantan eksekutif Sony itu mengaku sering ditanya tentang alasan tidak adanya rilis Bloodborne di PC atau versi remasternya. Namun, ia menyebut hal tersebut sebagai misteri yang belum terjawab. Yoshida berharap mungkin suatu saat akan ada rilis khusus atau edisi spesial Bloodborne, walaupun tidak ada kepastian kapan atau apakah hal itu akan terjadi.
Konteks dan Perkembangan Terbaru
Bloodborne dirilis pada November 2015 dengan ekspansi The Old Hunters, dan sejak itu belum ada pembaruan signifikan dari Sony atau FromSoftware terkait game tersebut. Yoshida beralih menjadi kepala PlayStation Indies pada 2019, empat tahun setelah Bloodborne dirilis dan sebelum generasi PS5 dimulai. Studio Bluepoint, yang biasanya menangani remaster PlayStation, kini fokus pada pengembangan game multiplayer God of War yang kemudian dibatalkan, sehingga kemungkinan mereka mengerjakan remaster Bloodborne menjadi semakin kecil.
Selain itu, belum ada patch resmi yang mendukung 60fps atau resolusi 4K untuk Bloodborne pada konsol PS4 Pro, PS5, atau PS5 Pro. Di sisi lain, emulasi Bloodborne di PC menunjukkan kemajuan yang cukup baik, memungkinkan penggemar memainkan game ini dengan performa yang lebih baik meskipun bukan versi resmi.
Harapan Penggemar dan Masa Depan Bloodborne
Sebagai penggemar, Yoshida dan komunitas Bloodborne berharap Sony dan FromSoftware akan mempertimbangkan untuk menghadirkan Bloodborne ke platform PC atau merilis versi remaster yang dapat dinikmati dengan kualitas grafis dan performa yang lebih tinggi. Namun, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi soal rencana tersebut.
Bloodborne tetap menjadi salah satu game eksklusif PlayStation yang paling dihargai, dengan gameplay dan atmosfer unik yang membedakannya dari game lain di genre aksi RPG. Keberadaan versi PC atau remaster akan membuka kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menikmati karya FromSoftware ini di masa depan.















Tinggalkan Balasan