Media Kampung – The Talos Principle 3 resmi diumumkan sebagai bab terakhir dari seri video game puzzle yang dikenal dengan pendekatan narasi uniknya. Seri ini kembali menghadirkan teka-teki yang menantang dengan cerita yang berbeda dari pendahulunya, sekaligus menjadi penutup dari kisah kebangkitan umat manusia.
Pengumuman tersebut menyiratkan bahwa game ini akan mengajak pemain menjelajahi dunia anomali, sebuah tempat di mana hukum fisika tidak berlaku seperti biasa. Pemain akan dibawa ke lebih dari 12 dunia yang menggambarkan sisa-sisa peradaban manusia di masa lalu. Cerita dalam game ini disampaikan melalui sudut pandang seorang karakter, mengikuti jejak kehidupan dan memori yang terfragmentasi.
Lead writer Jonas Kyratzes menjelaskan bahwa game ini menampilkan momen penting dalam sejarah manusia, dilihat melalui pengalaman hidup sang karakter utama dan teman-temannya. Game ini melanjutkan narasi dari dua seri sebelumnya, dari kebangkitan manusia hingga titik balik dalam sejarah mereka, dan kini menyelami apa yang terjadi setelahnya dengan eksplorasi anomali sebagai bagian penting cerita.
Kehadiran figur Elohim, sosok yang menjadi benang merah dalam seri ini, juga dikonfirmasi akan kembali. Menurut Kyratzes, Elohim mewakili harapan dan keberlanjutan meskipun dunia menghadapi ketidakpastian dan ketakbermaknaan. Hal ini memberikan dimensi emosional yang mendalam dalam alur cerita.
Pengalaman memainkan seri sebelumnya tidak diwajibkan untuk menikmati The Talos Principle 3, tetapi diketahui akan memberikan pemahaman dan pengalaman yang lebih kaya. Writer Verena Kyratzes membandingkan hal ini dengan menonton serial Star Trek, di mana pemahaman akan cerita sebelumnya meningkatkan makna saat menikmati episode baru.
Meski belum ada tanggal rilis yang diumumkan, game ini sudah tersedia untuk dimasukkan ke dalam daftar keinginan di platform digital Steam. Pengumuman ini menandai langkah akhir dalam perjalanan narasi yang telah menggabungkan teka-teki dan filosofi eksistensial menjadi satu pengalaman gaming yang unik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan