Media Kampung – Sutradara film Resident Evil, Zach Cregger, mengungkapkan alasannya memilih untuk mengembangkan cerita asli dalam adaptasi film terbaru daripada mengikuti alur cerita dalam video game. Ia menanggapi reaksi beragam dari penggemar setelah teaser film yang dirilis memperlihatkan pendekatan yang berbeda dari cerita yang sudah dikenal.

Dalam wawancaranya dengan Interview Magazine, Cregger menyadari bahwa banyak penggemar menginginkan film yang setia pada karakter dan jalan cerita dalam game Resident Evil. Namun, ia merasa bahwa membuat film yang hanya mengulang cerita game tidak akan memuaskan secara kreatif, baik bagi dirinya maupun bagi penonton, termasuk para penggemar berat.

Teaser film Resident Evil yang dirilis akhir bulan lalu menampilkan seorang karakter baru yang berlari di tengah kota Raccoon City yang diselimuti salju dan dipenuhi zombie. Tidak ada kemunculan karakter ikonik seperti Leon Kennedy atau monster seperti Nemesis yang biasanya menjadi ciri khas dalam game. Sebaliknya, film ini memperlihatkan makhluk baru dan berbagai referensi halus terkait sumber aslinya.

Reaksi dari komunitas penggemar terbagi; sebagian besar mengungkapkan kekecewaan karena film tidak menghadirkan elemen-elemen familiar dari dunia Resident Evil. Meski demikian, Cregger tetap yakin bahwa kisah orisinal yang ia kembangkan akan memberikan pengalaman baru dan berbeda dalam dunia yang terinfeksi virus T.

“Saya merasa sangat baik tentang film ini,” kata Cregger. Ia juga menyampaikan bahwa jika ia hanya mengadaptasi cerita dari game, sebagian penggemar pun kemungkinan akan merasa kecewa, sehingga jalan yang diambilnya ini adalah pilihan yang tepat.

Film Resident Evil besutan Zach Cregger dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September 2026. Hingga saat itu, para penggemar diharapkan bersabar dan memberikan kesempatan bagi film ini untuk menyajikan interpretasi baru dari dunia Resident Evil yang selama ini dikenal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.