Media Kampung – Sutradara film yang dikenal karena adaptasi video game kontroversial, Uwe Boll, akan kembali ke dunia perfilman dengan proyek baru berjudul 23 Years Later—The Castle of the Dead. Film ini digadang-gadang sebagai penerus spiritual dari film House of the Dead yang dirilis pada 2003 lalu.

Setelah beberapa tahun absen dari ranah film yang berhubungan dengan video game, Uwe Boll tetap aktif menggarap film-film bertema lain yang kurang mendapat sambutan positif, seperti cerita tentang migran, geng Bandidos, dan kasus pembunuhan massal yang terkait dengan QAnon. Kembalinya Boll ke film video game diilhami oleh kabar bahwa Paul W.S. Anderson tengah mengerjakan reboot resmi House of the Dead.

Boll menyatakan ketidaksenangannya terhadap reboot tersebut dengan menyebutnya sebagai “orgi CGI tanpa jiwa” dan ingin menciptakan film zombie yang berbeda, dengan pendekatan yang lebih berdarah dan dibuat secara manual. Meski begitu, detail plot dari film baru ini masih belum diungkap, namun dari judulnya dapat diasumsikan bahwa cerita akan membawa penonton dari sebuah rumah penuh zombie menjadi sebuah kastil yang penuh dengan makhluk seram tersebut.

Uwe Boll dikenal sebagai sutradara yang sering kali menuai kritik pedas atas kualitas film-film adaptasi video game yang dibuatnya, bahkan film House of the Dead yang menjadi salah satu karyanya memiliki skor Rotten Tomatoes yang sangat rendah, hanya 3 persen. Meski demikian, Boll dikenal memiliki gaya unik dan tetap memiliki penggemar yang mengikuti karyanya.

Produksi utama untuk 23 Years Later—The Castle of the Dead dijadwalkan mulai pada tanggal 5 September. Hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal rilis film tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.