Media Kampung – Al-Nassr memulai kiprah mereka di AFC Champions League Elite musim 2026-27 dengan hasil yang mengecewakan setelah dikalahkan 4-0 oleh Al-Ain dalam laga pembuka grup. Kemenangan gemilang tim tuan rumah Al-Ain ini disertai dengan kritik pedas terhadap keputusan manajemen dan pelatih Al-Nassr, terutama terkait dengan peran Cristiano Ronaldo dalam proses transfer pemain.

Kekalahan ini menjadi sorotan karena Al-Nassr gagal menunjukkan performa yang kompetitif sejak awal pertandingan. Mantan pemain Al-Nassr, Hussein Abdulghani, menyebut penampilan timnya dalam pertandingan tersebut sebagai bencana. Ia mempertanyakan strategi pelatih Ange Postecoglou yang dianggap tidak efektif dan menimbulkan celah besar di lini pertahanan yang dieksploitasi dengan baik oleh Al-Ain.

Baca juga:

Selain itu, Abdulghani menyoroti keputusan klub dalam merekrut pemain baru, khususnya kedatangan gelandang asal Portugal, Samu Costa. Ia menilai pemain tersebut tidak sebanding dengan mantan pemain Al-Nassr Marcelo Brozovic dan menyebut proses pemilihan Costa sebagai kesalahan besar. Lebih mengejutkan lagi, Abdulghani menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo diduga memiliki pengaruh kuat dalam memilih pemain tersebut, yang menimbulkan pertanyaan mengenai dominasi pemain berkebangsaan Portugal dalam skuad Al-Nassr.

Dalam pertandingan tersebut, Al-Ain yang diperkuat saudara Rahimi menunjukkan performa luar biasa. Houssine Rahimi mencetak dua gol, sedangkan Soufiane Rahimi menambah satu gol, dan striker Yunani Giorgos Giakoumakis menutup kemenangan dengan gol keempat. Kemenangan ini membuat Al-Ain memulai kampanye AFC Champions League Elite mereka dengan sangat positif, sementara Al-Nassr harus segera memperbaiki performa untuk tetap bersaing di grup mereka.

Baca juga:

Di sisi lain, tim lain yang turut berlaga di AFC Champions League Two juga mulai menunjukkan kesiapan mereka. FC Seoul, lawan pertama Persib Bandung di grup E, tampil konsisten di liga domestik dan siap memberikan perlawanan sengit. Pelatih FC Seoul, Kim Gi-dong, mengakui Persib sebagai tim kuat yang layak diperhitungkan, dan menargetkan kemenangan pada laga kandang mereka.

Sementara itu, Kuwait Club memulai perjalanan mereka di AFC Champions League Two dengan menghadapi Al-Wahda di Abu Dhabi. Klub yang telah meraih banyak gelar domestik ini berharap bisa memperbaiki penampilan mereka dari musim sebelumnya dan mencatat kemenangan awal yang penting dalam kompetisi kontinental.

Baca juga:

Kekalahan Al-Nassr dan dinamika persaingan di AFC Champions League menegaskan bahwa persaingan di level Asia semakin ketat dan menuntut klub-klub untuk mengambil keputusan strategis yang tepat dalam membangun skuad dan taktik agar bisa meraih hasil maksimal.