Media KampungParalives, game simulasi kehidupan terbaru, menerima lebih dari 100.000 laporan bug dalam waktu kurang dari satu minggu sejak peluncurannya. Hal ini disampaikan langsung oleh Alex Massé, pencipta Paralives, dalam sesi tanya jawab yang membahas kompleksitas pembuatan game life sim.

Massé menjelaskan bahwa pembuatan game life simulation sangat menantang karena banyaknya elemen yang harus dipertimbangkan. Sebagai contoh, interaksi sederhana seperti menginstruksikan karakter untuk tidur melibatkan hampir 20 proses berbeda di latar belakang, mulai dari animasi hingga pengisian meter tidur yang dipengaruhi usia dan kepribadian karakter.

Selain harus menunggu karakter menyelesaikan interaksi sebelumnya, game juga harus memastikan karakter melepas bayi dengan benar, berjalan menghindari rintangan, hingga animasi naik tangga yang berbeda tergantung tinggi badan karakter. Semua ini hanya untuk satu jenis interaksi, belum termasuk saat mengatur banyak karakter sekaligus atau membatalkan interaksi di tengah jalan.

Meski menghadapi banyak bug, Paralives Studio yang terdiri dari 15 pengembang tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki mode hidup game tersebut secara bertahap. Massé menyebutkan kemungkinan menambah tenaga kerja, namun mereka ingin tetap mempertahankan ukuran tim yang kecil agar lebih efisien.

Media Kampung mencatat bahwa kesulitan ini bukan hanya dialami oleh Paralives, tetapi juga oleh pengembang game life sim lain seperti The Sims dan Inzoi. Kompleksitas interaksi antar karakter dan dunia membuat genre ini jarang ditemui dan sulit disempurnakan.

Sementara mode hidup game masih terus dikembangkan, pemain dapat menikmati mode pembangunan yang sudah terbukti sangat baik dan menarik di Paralives.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.