Media KampungEpic Games baru saja mengumumkan game pertama yang menggunakan Unreal Engine 6, namun bukan Fortnite yang menjadi proyek debut teknologi terbaru ini. Pengumuman dilakukan saat ajang Paris Major dari Rocket League Championship Series, menandai langkah besar bagi pengembangan mesin game populer tersebut.

Dalam cuplikan singkat yang beredar, terlihat visual mobil yang lebih mengkilap dan sudut sinematik gameplay yang lebih mendalam, menegaskan era baru bagi game bertema sepak bola futuristik ini. Rocket League menjadi pionir penggunaan Unreal Engine 6, padahal selama ini masih menggunakan Unreal Engine 3, teknologi yang sudah berusia sangat tua dan berasal dari era Xbox 360.

Keputusan Epic untuk meng-upgrade Rocket League ke Unreal Engine 6 dianggap sebagai perubahan besar, selevel dengan pembuatan sekuel baru. Meski begitu, Epic selama ini dikenal tidak memilih jalur membuat sekuel mandiri untuk game live service mereka. Contohnya Fortnite yang beralih dari Unreal Engine 4 ke 5 tanpa mengganggu ekosistem digital yang sudah besar.

Menariknya, Fortnite yang merupakan flagship Epic Games tidak menjadi game pertama yang diumumkan menggunakan Unreal Engine 6, mungkin karena game tersebut belum terlalu membutuhkan peningkatan. Sementara Rocket League yang sudah berjalan lama lebih mendesak untuk pembaruan teknologi agar tetap relevan di industri game yang terus berkembang.

Pengumuman Unreal Engine 6 ini memiliki dampak signifikan bagi industri game global karena Unreal Engine merupakan salah satu mesin middleware paling banyak digunakan. Bahkan studio besar seperti CD Projekt yang sebelumnya mengandalkan teknologi milik sendiri kini mulai beralih ke Unreal. Mesin ini juga populer di kalangan pengembang indie sebagai alternatif Unity dan digunakan dalam produksi visual CG di industri film, termasuk oleh Disney.

Epic Games menandai babak baru pengembangan game dan teknologi grafis dengan kehadiran Unreal Engine 6, yang diharapkan membawa kemajuan signifikan dalam kualitas visual dan performa game. Perkembangan ini masih berlangsung dan akan terus diikuti oleh komunitas game serta industri hiburan digital secara luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.