Media Kampung, Spike Chunsoft mengumumkan penundaan perilisan Danganronpa 2×2, remaster dari sekuel visual novel kontroversial Danganronpa 2: Goodbye Despair, dari jadwal awal 2026 menjadi awal 2027. Dalam pengumuman terbaru, pengembang juga mengungkap detail tambahan mengenai konten baru yang akan disertakan.
Remaster ini sebelumnya diumumkan tahun lalu dengan janji menghadirkan alur cerita alternatif. Kini mode tersebut diberi nama ‘Slayhem’, yang digambarkan sebagai skenario baru berdasarkan Danganronpa 2: Goodbye Despair namun sepenuhnya berbeda. ‘Slayhem’ dipicu oleh sebuah insiden tertentu yang mengubah rangkaian peristiwa secara dramatis, menghasilkan korban, pelaku, dan trik yang berbeda dari cerita asli.
Yang menarik, mode ‘Slayhem’ sudah terbuka sejak awal, sehingga pemain tidak perlu menyelesaikan cerita orisinal untuk menikmatinya. Spike Chunsoft menyebut konten tambahan ini setara dengan ‘20% lebih banyak dari mode Original’.
Selain mode cerita baru, remaster ini juga menyertakan pembaruan visual signifikan. Para karakter mendapatkan potret baru, dan peta dunia yang sebelumnya hanya bergaya side-scrolling digantikan dengan peta 3D yang dilengkapi fitur fast travel opsional.
Hingga saat ini, Spike Chunsoft belum memberikan informasi mengenai apakah soundtrack dalam remaster ini akan menggunakan musik baru, remix, atau tetap mempertahankan soundtrack orisinal yang digemari penggemar.
Dengan penundaan ini, para penggemar Danganronpa harus bersabar lebih lama untuk menikmati versi remaster yang menjanjikan pengalaman baru di pulau pembunuhan yang ikonik.






















Tinggalkan Balasan