Media Kampung – Studio pengembang Arkane ternyata sempat ditawari untuk mengerjakan game Thief 4 sebelum mereka menciptakan seri Dishonored yang kini dikenal luas. Kesempatan ini diungkap oleh co-directors Arkane, Raphael Colantonio dan Harvey Smith, dalam sebuah sesi permainan Dishonored yang membahas perjalanan pengembangan game tersebut.
Dalam diskusi tersebut, Colantonio menyampaikan bahwa sebelum memulai proyek Dishonored, Bethesda sempat menawarkan Arkane untuk mengerjakan game berdasarkan dua IP legendaris, yaitu Thief dan Blade Runner. Pilihan ini menjadi dilema bagi para pengembang karena keduanya merupakan karya favorit mereka.
“Bethesda datang dan berkata, ‘Kami punya franchise Thief dan kami tahu kalian adalah orang yang tepat untuk membuat game itu,'” ujar Colantonio. Smith menambahkan bahwa tawaran ini ibarat dua kantong catnip bagi dua kucing yang sangat antusias, menunjukkan betapa besar minat mereka terhadap kedua proyek tersebut.
Namun, ada perbedaan pandangan dalam studio. Colantonio lebih condong kepada Thief, mengaku itu adalah IP yang paling ingin dia kerjakan. Sebaliknya, Smith merupakan penggemar berat Blade Runner dan berharap proyek itu yang terpilih. Meskipun begitu, persaingan ini berjalan dengan santai tanpa menimbulkan ketegangan serius antara keduanya.
Sayangnya, kedua proyek tersebut tidak berhasil direalisasikan. Bethesda sempat khawatir untuk membatalkan kerja sama pengembangan dengan Arkane, yang tentu akan berdampak buruk bagi studio asal Austin itu. Namun akhirnya, Bethesda memutuskan untuk membiarkan Arkane melanjutkan proyek yang sedang dikerjakan dan memberi kebebasan untuk mengembangkan apa yang kini dikenal sebagai Dishonored.
Colantonio dan Smith kemudian bekerja sama sebagai co-directors dalam pembuatan Dishonored, yang kemudian menjadi seri stealth-action yang sangat dihargai di kalangan gamer. Bethesda juga resmi mengakuisisi Arkane pada tahun 2010, memperkuat posisi studio tersebut dalam industri game.
Meskipun Arkane tidak jadi mengembangkan Thief 4, Smith menyatakan bahwa mereka pernah memiliki proposal yang sangat bagus untuk game tersebut. Hal ini tentu membuat banyak penggemar stealth merasa penasaran dan sedikit menyesal, mengingat potensi besar yang mungkin bisa dihadirkan oleh Arkane untuk seri Thief.
Game Thief 4 sendiri sempat dirilis oleh Eidos Montreal pada 2014, namun menurut banyak pengamat dan penggemar, hasilnya tidak memenuhi harapan sebagai kelanjutan dari seri legendaris itu. Sejak saat itu, franchise Thief cenderung tidak aktif, meskipun ada upaya baru seperti game spiritual successor bernama Thick as Thieves yang dirilis baru-baru ini dan dinilai cukup baik tapi belum mencapai tingkat keunggulan yang diharapkan.
Kisah tawaran Arkane untuk menggarap Thief 4 memberikan gambaran menarik bagaimana sebuah studio bisa berada di persimpangan pilihan besar yang akhirnya membentuk arah karier dan karya mereka. Keputusan Bethesda untuk membiarkan Arkane menciptakan Dishonored justru membawa angin segar bagi genre stealth dengan sentuhan inovatif yang kini dikenang para penggemar di seluruh dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan