Media Kampung – Hasbro melalui CEO-nya, Chris Cocks, mengungkapkan bahwa game RPG bertema luar angkasa yang tengah dikembangkan oleh Archetype Studios, Exodus, sebenarnya menyerupai konsep Dungeons & Dragons (D&D) dalam suasana ruang angkasa.
Exodus sudah menarik perhatian penggemar dengan tampilannya yang sangat mirip dengan seri Mass Effect. Namun, Cocks menilai game ini merupakan IP baru yang mengusung genre role-playing game (RPG) dengan pendekatan yang sudah mereka kenal dan pahami. “Exodus pada dasarnya adalah D&D di luar angkasa,” ujarnya dalam wawancara dengan media The Game Business.
Meski awalnya terdengar seperti pernyataan yang sederhana, Cocks menjelaskan bahwa inti dari game RPG ini adalah petualangan bersama kru, menjelajahi dunia baru, bertarung, mengumpulkan berbagai item, hingga menyelamatkan suatu kerajaan dari ancaman besar. Konsep tersebut memang sangat dekat dengan mekanisme yang biasa ditemukan dalam D&D, hanya saja latar dan settingnya beralih ke luar angkasa.
Selain itu, Cocks juga menyoroti kekosongan di pasar game bertema luar angkasa yang belum mendapatkan RPG berkualitas dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut bahwa sejak Mass Effect 2 dan 3, belum ada game yang mengisi celah tersebut dengan baik. Oleh karena itu, Exodus diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penggemar yang sudah lama menantikan pengalaman serupa.
Walaupun studio BioWare tengah mengembangkan seri terbaru Mass Effect, perkembangan proyek tersebut terkesan lambat dan belum jelas kapan akan dirilis. Hal ini membuka peluang bagi Exodus untuk mengisi posisi tersebut di pasar. Namun, Cocks mengakui bahwa proyek ini cukup berisiko, mengingat pasar RPG luar angkasa memang menantang dan Hasbro sendiri memiliki rekam jejak yang beragam dalam mengelola produk game berbasis D&D.
Hasbro sebelumnya hanya berperan sebagai penerbit dalam kesuksesan Baldur’s Gate 3 yang dikembangkan oleh Larian Studios, dan belum berhasil mengoptimalkan potensi dari keberhasilan tersebut. Selain itu, Hasbro juga mengalami kegagalan dalam proyek Sigil, sebuah platform tabletop virtual D&D, yang akhirnya membuat mereka melakukan pemutusan hubungan kerja pada sebagian besar tim pengembang pada 2025.
Lebih jauh, Hasbro juga membatalkan pengembangan game D&D yang dibuat oleh Giant Skull, studio yang didirikan oleh sutradara Star Wars Jedi: Survivor, Stig Asmussen, pada awal tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa langkah Hasbro dalam mengelola dan mengembangkan game berbasis D&D tidak selalu mulus.
Exodus dijadwalkan rilis pada 2027 mendatang dan akan mendapatkan sorotan lebih lanjut pada acara Summer Game Fest yang berlangsung pada 7 Juni 2024 melalui Future Games Show dan PC Gaming Show. Acara ini akan memberikan gambaran lebih mendalam mengenai gameplay dan fitur yang akan ditawarkan game tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan