Media Kampung – Firaxis akan segera merilis pembaruan terbaru untuk Civilization 7 pada hari Senin mendatang yang menghadirkan salah satu tokoh penakluk paling terkenal dalam sejarah, Alexander the Great, secara gratis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Firaxis untuk menarik kembali minat para pemain ke sekuel kontroversial dari seri game strategi populer tersebut.
Pembaruan ini sebelumnya telah diumumkan dengan fitur utama berupa kemampuan bagi pemain untuk mengawal satu peradaban sepanjang kampanye secara menyeluruh, yang merupakan permintaan paling banyak dari komunitas. Namun, Firaxis menyimpan kejutan terakhir dengan memperkenalkan Alexander the Great sebagai pemimpin baru dalam permainan dasar tanpa biaya tambahan.
Alexander dikenal sebagai jenderal ulung dari dunia kuno, dan dalam game ini, gaya bermainnya difokuskan pada kekuatan militer. Pemimpin ini memberikan bonus +2 kekuatan tempur untuk unit militer darat secara alami. Selain itu, kota-kota yang berhasil diubah menjadi kota besar akan dinamai ulang sesuai dengan Alexander, menambah nilai historis dan strategis dalam permainan.
Keunikan Alexander tidak hanya berhenti di situ. Saat membangun keajaiban dunia di kota selain ibu kota, peradaban yang dipimpin Alexander akan menerima berbagai bonus tambahan. Setiap kota dengan keajaiban di luar ibu kota memberikan +2 dominasi sekaligus meningkatkan produksi dan budaya sebesar 10%. Unit militer khusus juga mendapatkan tambahan +1 kekuatan tempur untuk setiap keajaiban yang bukan ibu kota. Dengan kata lain, pencapaian monumental Alexander dalam permainan juga memperkuat kemampuan militernya.
Selain penambahan tokoh, update ini juga memperkenalkan unit hoplite unik baru serta keajaiban baru bernama oracle. Firaxis juga melakukan revisi besar pada sistem kemenangan, menghapus jalur legacy dan menggantinya dengan pilihan yang lebih menarik dan beragam. Sistem ‘triumphs’ atau tantangan opsional juga ditambahkan, memberikan bonus ekstra bagi pemain yang berhasil menyelesaikannya.
Meski pembaruan ini membawa perubahan signifikan, masih harus dilihat apakah cukup untuk mengatasi perpecahan ulasan Steam yang saat ini masih berstatus ‘Mixed’. Kritik terhadap Civilization 7 tidak hanya terkait sistem transisi zaman yang dianggap kontroversial, tetapi juga menyangkut pengalaman pengguna dan mekanisme pendukung yang dirasa belum matang, sehingga sebagian komunitas menilai game ini terasa belum sepenuhnya siap saat dirilis.
Di sisi lain, Civilization 7 tetap menjadi produk yang menguntungkan bagi Firaxis. Strauss Zelnick, CEO 2K, mengakui bahwa meskipun sistem usia yang diterapkan dianggap kurang tepat, game ini tetap berhasil mencatatkan keuntungan secara komersial. Pembaruan ini diharapkan dapat memperbaiki pengalaman bermain sekaligus memperkuat posisi Civilization 7 di pasar game strategi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan