Media Kampung – Di awal dekade 1990-an, game Doom terkenal telah terpasang di lebih banyak komputer pribadi dibandingkan dengan sistem operasi Windows. Fenomena ini menunjukkan betapa populernya Doom di masa itu, meskipun jumlah pastinya masih menjadi bahan perdebatan.
Doom yang dikembangkan oleh id Software pada awalnya dirilis dengan model shareware, dimana episode pertama game ini bisa didapatkan secara gratis. Pada 1996, Jay Wilbur, presiden id Software, menyatakan bahwa versi shareware Doom telah diunduh sekitar 20 juta kali. Angka ini sudah menunjukkan bahwa Doom jauh lebih tersebar dibandingkan Windows 3.1 yang pada periode 1990-1992 hanya terjual sekitar 13 juta kopi secara global.
John Carmack, salah satu programmer utama id Software, pernah menyebutkan bahwa Microsoft melakukan studi pada masa itu dan menyimpulkan bahwa Doom sudah terpasang di lebih banyak PC daripada Windows 3.1. Studi tersebut dilakukan sebelum peluncuran Windows 95 pada Agustus 1995, yang kemudian membuat Windows semakin populer.
Lebih lanjut, Gabe Newell, pendiri Valve dan mantan pegawai Microsoft, mengungkapkan dalam wawancara tahun 2013 bahwa Microsoft melakukan survei besar terhadap sekitar 10.000 mesin komputer untuk mengetahui penggunaan perangkat lunak. Hasilnya menunjukkan bahwa Windows digunakan di sekitar 30 juta komputer di Amerika Serikat pada awal 1990-an, namun yang mengejutkan adalah Doom menjadi produk nomor satu yang paling banyak terpasang di komputer tersebut.
Data dari Newell ini menunjukkan bahwa Doom kemungkinan terpasang pada lebih dari 30 juta PC, melebihi jumlah pengguna Windows pada waktu itu. Namun, angka ini bertentangan dengan pernyataan Jay Wilbur yang menyebutkan angka 15 juta komputer di seluruh dunia pada 1995. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan tentang berapa sebenarnya jumlah pengguna Doom yang sebenarnya.
Fenomena Doom yang sangat viral ini juga disebabkan oleh cara distribusi game yang mudah melalui floppy disk dan jaringan lokal di kantor maupun kampus, sehingga penyebarannya melewati jalur resmi. Meskipun tidak semua instalasi berarti penjualan, popularitas Doom yang mencapai lebih banyak perangkat dibandingkan Windows 3.1 menandai era baru dalam sejarah game komputer.
Saat ini, angka pasti dari sebaran Doom di awal 1990-an masih sulit untuk dipastikan secara akurat. Namun, fakta bahwa game ini bisa melampaui Windows yang saat itu merupakan sistem operasi paling populer menunjukkan dampak besar yang dimiliki Doom terhadap dunia game dan teknologi komputer. Upaya untuk mengkonfirmasi data ini masih terus dilakukan dengan menghubungi tokoh-tokoh utama seperti Gabe Newell dan John Romero dari id Software.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan