Media Kampung, Banyuwangi – Pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang berlangsung pada Juli 2026 membawa dampak ekonomi signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Berdasarkan data resmi, transaksi business matching selama gelaran BEC dan Sekarkijang Creative Festival (SCF) mencapai Rp1,22 miliar.

Kolaborasi BEC dan SCF

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Achmad, mengungkapkan bahwa kolaborasi SCF dengan BEC berhasil memperluas dampak ekonomi. Lebih dari 624 UMKM terlibat dalam pameran yang berlangsung selama empat hari tersebut, menarik lebih dari 9.000 pengunjung. Selain transaksi business matching, tercatat potensi pembiayaan mencapai Rp2,8 miliar. “Capaian tahun ini meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya,” ujar Achmad.

Baca juga:

Dampak bagi Pelaku Ekonomi Lokal

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa BEC tidak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat. Aktivitas UMKM, pedagang kaki lima, pelaku kuliner, transportasi, perhotelan, hingga penjual suvenir mengalami peningkatan selama rangkaian kegiatan. “Yang paling penting, event ini mampu memfasilitasi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima agar mendapat berkah BEC,” kata Ipuk.

Antusiasme Masyarakat

Antusiasme masyarakat terhadap BEC 2026 sangat tinggi. Ribuan wisatawan hadir, dengan lebih dari 100 ribu penonton memadati kawasan karnaval. Banyak pedagang kecil yang turut berjualan di sepanjang rute. Ipuk menambahkan, “BEC telah menjadi magnet pariwisata. Mari kita pertahankan dan kuatkan dengan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi.”

Baca juga:

Penghargaan Best Costume

Pada malam penutupan, diumumkan penerima Best Costume BEC 2026. Penghargaan diraih oleh Arinal Firdaus dari kategori pakaian VOC dan Sekutu melalui kostum “Antek-Antek VOC” dalam tema “Perang Bayu The Great War of Blambangan”. Rangkaian penutupan juga dihadiri peserta The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026 dan ditutup dengan konser musik yang menghadirkan Denik Armila serta sejumlah penampil hiburan lainnya.

Keberhasilan penyelenggaraan BEC merupakan hasil kolaborasi ratusan pelaku seni, panitia, relawan, sponsor, media, hingga masyarakat yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Ipuk mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja luar biasa dan berharap semangat ini terus berlanjut.

Baca juga: