Media Kampung – Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, mengungkapkan stok minyak komersial global mengalami penurunan signifikan karena dampak berkepanjangan dari konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan Fatih Birol saat menghadiri pertemuan menteri keuangan negara-negara G7 di Paris, menegaskan bahwa meskipun pasokan minyak masih tersedia untuk beberapa pekan ke depan, persediaan tersebut terus menyusut dengan kecepatan yang mengkhawatirkan.

Pernyataan Fatih Birol juga menyoroti ketahanan pasar energi dunia yang kini berada dalam kondisi rentan. Ia mengingatkan bahwa pelepasan cadangan minyak strategis yang dilakukan pada Maret lalu telah membantu menambah pasokan sekitar 2,5 juta barel per hari sebagai respons terhadap gangguan pasokan akibat konflik di kawasan tersebut. Namun, Birol menegaskan bahwa cadangan strategis minyak tidak dapat dimanfaatkan terus-menerus tanpa batas.

Penurunan stok minyak dunia ini berkaitan erat dengan gangguan distribusi yang terjadi di Selat Hormuz, salah satu jalur utama pengiriman minyak global. Dampak dari konflik ini menyebabkan hilangnya sebagian pasokan minyak sehingga memicu pengurangan stok minyak mentah yang tersedia untuk pasar internasional. Pada 11 Maret, 32 negara anggota IEA sepakat melepas 400 juta barel minyak dari cadangan darurat guna menstabilkan pasokan.

Situasi yang terjadi mendorong IEA untuk memperingatkan kemungkinan volatilitas harga minyak akan terus berlangsung, terutama menjelang musim panas yang biasanya menjadi puncak permintaan energi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi global, terutama bagi negara-negara pengimpor energi yang berpotensi menghadapi tekanan harga bahan bakar yang lebih tinggi.

Fatih Birol menegaskan bahwa meskipun upaya pelepasan cadangan strategis telah memberikan bantuan sementara, dunia harus mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian pasokan minyak yang mungkin berlanjut jika konflik di Timur Tengah tidak segera mereda. Penurunan stok minyak komersial yang cepat ini mencerminkan betapa pentingnya kestabilan geopolitik untuk menjaga kelancaran pasokan energi global.

Dengan latar belakang tersebut, IEA terus memantau perkembangan situasi dan mengingatkan para pemangku kepentingan agar tetap waspada terhadap dinamika pasar minyak yang masih sangat rentan. Upaya internasional dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi menjadi sangat krusial bagi stabilitas ekonomi dunia di tengah ketegangan yang belum mereda di kawasan Timur Tengah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.