Media Kampung – Jusuf Hamka, tokoh Muslim Tionghoa yang dikenal sebagai pengusaha, turut bergabung dalam rombongan Amirul Hajj Indonesia 2026 di Arab Saudi dengan membawa misi penguatan ekonomi sektor haji. Kehadirannya di Jeddah pada 18 Mei 2026 menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha nasional untuk mengoptimalkan potensi ekonomi haji Indonesia.
Bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta Wakil Menteri Perhubungan Komjen Purn Suntana, Jusuf Hamka hadir dalam rombongan yang juga didampingi tim monitoring dari Kementerian Pertahanan. Ia menjelaskan bahwa perannya adalah memetakan peluang ekonomi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan nasional.
Jusuf Hamka menegaskan bahwa dana haji Indonesia sejatinya harus memberikan manfaat timbal balik yang nyata bagi pelayanan jemaah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap pengelolaan ekonomi haji dapat diperbaiki sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh jemaah asal Indonesia.
Dalam keterangannya pada 21 Mei 2026, Jusuf Hamka menyatakan, “Karena fungsinya untuk melihat peluang-peluang secara ekonomi.” Ia menilai keterlibatan pengusaha sangat penting agar manfaat ekonomi yang diperoleh bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Jusuf Hamka juga mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang membentuk Kementerian Haji dan Umrah secara mandiri. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum tepat untuk memperbaiki tata kelola ekonomi haji yang sudah berjalan selama puluhan tahun dan membuka peluang pasar haji yang luas agar dapat disempurnakan.
Lebih lanjut, Jusuf Hamka menyebut kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sebagai strategi utama untuk menciptakan pelayanan haji yang modern sekaligus memperkuat ekosistem bisnis nasional. Ia optimistis bahwa pembenahan sektor haji tidak hanya akan meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.
Dengan adanya misi ini, diharapkan sektor haji Indonesia dapat berkembang menjadi lebih terkelola secara profesional dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih optimal bagi negara dan para jemaah haji. Keberadaan Jusuf Hamka dalam rombongan Amirul Hajj menunjukkan sinergi antara pemerintah dan pelaku bisnis dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor haji tahun 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan