Media KampungNetflix akan menghadirkan paket berlangganan dengan iklan ke Indonesia mulai tahun 2027 sebagai bagian dari ekspansi layanan ke 15 negara baru. Langkah ini bertujuan memberikan pilihan berlangganan yang lebih terjangkau sekaligus memperluas peluang bisnis iklan bagi perusahaan.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang akan mendapatkan paket serupa adalah Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss. Netflix berencana mengumumkan harga serta opsi paket tersebut dalam beberapa bulan mendatang.

Paket beriklan ini tetap menyediakan berbagai konten populer yang selama ini dinikmati pelanggan, namun dengan tambahan iklan di sela-sela tayangan. Model ini menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin mengakses layanan streaming dengan biaya lebih ringan.

Amy Reinhard, President of Advertising Netflix, menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan bisnis iklan perusahaan. Ia menyebut ekspansi paket ini memberi lebih banyak opsi bagi pelanggan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pengiklan untuk menjangkau penonton aktif Netflix.

“Kami sangat antusias untuk memperluas paket Netflix dengan iklan ke 15 negara baru pada 2027, termasuk Indonesia. Hal ini memberikan anggota lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Reinhard juga menilai paket beriklan memberikan kesempatan kepada pengiklan untuk terhubung dengan audiens global Netflix yang aktif dan terlibat secara intens. Ia melihat potensi pertumbuhan yang besar dan menyambut masa depan dengan optimisme tinggi.

Netflix pertama kali meluncurkan paket beriklan pada tahun 2022 di 12 negara sebagai solusi hiburan berkualitas dengan biaya lebih terjangkau sekaligus membuka sumber pendapatan baru dari iklan. Saat ini, paket tersebut telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, dengan lebih dari 80 persen pelanggan aktif menonton setiap minggunya.

Pada kuartal pertama 2024, paket beriklan menyumbang lebih dari 60 persen pelanggan baru Netflix. Perusahaan juga bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan global, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Netflix diperkirakan akan meraih pendapatan iklan sekitar 3 miliar dolar AS tahun ini, dua kali lipat dari tahun 2025.

Mulai 2027, pengiklan juga akan mendapat akses ke format iklan baru di podcast dan video vertikal secara global. Netflix terus memperluas kolaborasi dengan berbagai merek melalui acara Tudum yang mencatat lebih dari 24 juta penayangan setiap bulan. Selain itu, perusahaan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses kreatif dan menghadirkan pengalaman iklan yang lebih interaktif.

“Kami memiliki teknologi terdepan serta rangkaian hiburan berkualitas mulai dari serial, film, podcast, hingga live event, serta audiens yang sangat aktif dan terlibat. Kami telah membuktikan efektivitasnya dan kini memperluas bisnis iklan ke area yang lebih luas. Netflix siap bersaing,” tutup Reinhard.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.