Media Kampung – Indonesia mengintensifkan diplomasi pendidikan di kawasan Afrika Tengah dengan melakukan kunjungan resmi ke University of Yaounde I di Kota Yaounde, Kamerun, pada 29 April 2025. Kegiatan ini bertujuan membuka peluang kerja sama pendidikan serta pertukaran budaya antara Indonesia dan negara-negara di kawasan tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde menegaskan bahwa pendidikan menjadi jembatan penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kamerun. Kerja sama akademik diyakini dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

University of Yaounde I merupakan salah satu perguruan tinggi bergengsi di Afrika Tengah dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 70 ribu orang. Kampus ini memiliki keunggulan dalam pengembangan ilmu eksakta dan terapan, dengan fakultas unggulan di bidang Kedokteran, Teknik, Kehutanan, serta Politeknik.

Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah kolaborasi riset dan kerja sama antaruniversitas. Rektor University of Yaounde I menyatakan sambutan positif terhadap peluang kerja sama dengan Indonesia dan menegaskan keterbukaan institusinya untuk mempererat hubungan pendidikan bersama Indonesia. Ia menyampaikan, “Kami menyambut baik peluang kerja sama pendidikan bersama Indonesia. Kolaborasi ini penting bagi pengembangan akademik kedua negara.”

Selain itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamerun memperkenalkan berbagai program beasiswa dari Indonesia yang dapat diikuti mahasiswa dari Kamerun. Beasiswa tersebut meliputi program KNB (Kemitraan Negara Berkembang) dan BSBI (Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia) yang ditujukan bagi mahasiswa internasional. Sejumlah perguruan tinggi Indonesia juga menawarkan beasiswa mandiri untuk memperluas akses pendidikan bagi pelajar dari negara Afrika Tengah.

Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperluas jangkauan diplomasi pendidikan ke kawasan Afrika Tengah dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa di sana untuk mengakses program pendidikan di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan pertukaran budaya antara kedua negara di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.