Media Kampung – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan dukungan kuat terhadap kerja sama trilateral untuk membangun pendidikan di Palestina.
Acara Education Dialogue yang diselenggarakan pada 15 April 2026 di Jakarta mempertemukan pejabat tinggi Kementerian Pendidikan Indonesia dengan Menteri Pendidikan Palestina serta perwakilan negara mitra internasional.
Dialog tersebut menitikberatkan pada pertukaran pengalaman reformasi pendidikan Indonesia serta adaptasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan siswa Palestina.
Kemendikdasmen berharap kerja sama ini dapat memperkaya perspektif bersama, meningkatkan kualitas guru, dan membuka akses teknologi pembelajaran modern di wilayah Gaza dan Tepi Barat.
“Kami berkomitmen menyediakan sumber daya manusia yang terlatih serta materi pembelajaran digital bagi sekolah‑sekolah Palestina,” ujar Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dalam sambutan pembukaan.
Selain beasiswa, rencana kerja sama mencakup pelatihan guru melalui program pertukaran tenaga pendidik antara kedua negara selama tiga tahun ke depan.
Data Kementerian menunjukkan bahwa lebih dari 2.500 guru Palestina akan mengikuti pelatihan pertama yang dijadwalkan pada September 2026.
Pihak Palestina menyambut baik inisiatif tersebut, menilai bahwa dukungan Indonesia dapat mempercepat pemulihan sistem pendidikan yang terdampak konflik.
Kerja sama trilateral ini juga melibatkan negara ketiga yang menyediakan platform e‑learning berbasis cloud, memungkinkan akses materi secara daring meski di wilayah dengan infrastruktur terbatas.
Implementasi program diperkirakan akan mencakup pembangunan 30 laboratorium komputer di sekolah menengah pertama di Gaza dan Ramallah.
Hingga kini, proses perizinan dan alokasi anggaran telah selesai, sehingga pelaksanaan proyek dapat dimulai pada kuartal ketiga 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan