Media Kampung – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut dengan sejumlah penyesuaian, termasuk melibatkan kantin sekolah sebagai penyedia makanan. Langkah ini diambil agar distribusi lebih mudah dikontrol dan tepat sasaran.
Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026), Abdul Muti mengungkapkan bahwa sekitar 80,94 persen dari total 53,5 juta siswa di Indonesia atau 43,4 juta murid telah menerima MBG. Sebagian besar dari mereka berharap program ini dilanjutkan.
Data penerima MBG saat ini sudah terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga pemerintah memiliki informasi lengkap berdasarkan nama, alamat, dan sekolah masing-masing siswa. Hal ini memudahkan penyaluran yang lebih akurat.
Pemerintah akan mengubah skema penyaluran agar lebih tepat sasaran. Sekolah yang dinilai tidak terlalu membutuhkan bantuan MBG kemungkinan tidak lagi menjadi penerima, sementara sekolah dengan siswa lebih membutuhkan akan diprioritaskan.
Tidak semua penyediaan makanan harus melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah membuka peluang pelaksanaan MBG melalui dapur atau kantin sekolah, namun tetap di bawah koordinasi dan pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).
Abdul Muti menegaskan bahwa kasus keracunan yang sempat terjadi tidak menjadi alasan penghentian program secara keseluruhan. Evaluasi akan dilakukan terhadap dapur penyedia makanan yang bermasalah, dan jika tidak memenuhi standar, izin operasionalnya bisa dicabut.
“Kalau ada keracunan, yang dihentikan adalah dapur yang tidak benar untuk dievaluasi. Sedangkan SPPG yang baik tetap dilanjutkan,” ujarnya.
Menurut Abdul Muti, MBG merupakan bagian penting dari upaya membangun kualitas generasi muda Indonesia, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga kesehatan dan gizi. “Generasi ini harus dibangun baik akademiknya maupun fisiknya. Fisik dibangun melalui MBG, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan