Media Kampung – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menggelar rapat koordinasi pada 6 Mei 2026 untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan wisata alam yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian hutan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pengelola wisata di wilayah kerja KPH Kedu Utara sebagai upaya meningkatkan kualitas dan inovasi destinasi wisata alam.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas sejumlah strategi seperti peningkatan kualitas pelayanan pengunjung, promosi digital, hingga inovasi yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa sekitar. Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menegaskan bahwa pengembangan wisata alam harus berorientasi tidak hanya pada peningkatan jumlah pengunjung tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Andrie menambahkan bahwa pengelolaan wisata perlu diisi dengan kreativitas dan inovasi agar destinasi wisata dapat berkembang pesat dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga desa serta pemberdayaan pemuda. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting karena mereka memiliki semangat dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi serta tren wisata terbaru.
Perhutani berharap pengelola wisata membuka ruang bagi pemuda desa untuk aktif dalam berbagai aspek pengelolaan, mulai dari promosi digital, pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga edukasi lingkungan. Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan wisata yang berkelanjutan dan lestari.
Selain fokus pada pengembangan, rakor juga menjadi ajang evaluasi pengelolaan kawasan wisata agar aspek keamanan, kebersihan, dan kelestarian hutan tetap terjaga. Perhutani menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan konservasi lingkungan supaya destinasi alam tetap dapat dinikmati secara berkelanjutan.
Syawali, perwakilan pengelola wisata, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani yang mendorong inovasi dan koordinasi antar pengelola. Ia berharap dengan sinergi ini, wisata di wilayah KPH Kedu Utara semakin maju, menarik lebih banyak pengunjung, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat serta pemuda desa sekitar.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Perhutani KPH Kedu Utara berkomitmen terus memperkuat kerja sama dengan para pengelola wisata demi menciptakan destinasi wisata alam yang unggul, berdaya saing, dan tetap menjaga kelestarian hutan serta pemberdayaan masyarakat setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan