Media Kampung – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026, hingga menembus level Rp17.510 per dolar AS. Pelemahan ini tercatat setelah pembukaan pasar yang menunjukkan kurs berada pada Rp17.483 per dolar AS, turun 69 poin atau 0,40 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.414 per dolar AS.
Menurut data dari wise.com pada pukul 10.20 WIB, rupiah terus melemah dipicu oleh meredupnya harapan akan tercapainya perdamaian antara AS dan Iran. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa ketidakpastian geopolitik tersebut menjadi faktor utama yang menekan nilai tukar rupiah di pasar global.
Tekanan pada rupiah ini juga dipengaruhi oleh kondisi cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan, sehingga mengurangi kemampuan Bank Indonesia untuk melakukan stabilisasi pasar valuta asing secara optimal. Investor pun cenderung memilih aset-aset safe haven, seperti emas, yang mendorong pergerakan modal keluar dari rupiah.
Di sisi lain, harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan pada hari yang sama, mencapai Rp2.859.000 per gram seiring dengan penguatan harga emas dunia yang berada di posisi USD 4.735,3 per troy ounce. Kenaikan harga emas ini mencerminkan sentimen pasar global yang sedang bergejolak dan meningkatkan permintaan terhadap aset berisiko rendah.
Namun, harga emas yang dijual di Pegadaian justru mengalami penurunan pada beberapa jenis logam mulia seperti UBS, Antam, dan Galeri24. Penurunan harga ini terjadi dalam dua hari terakhir dan diperkirakan terkait dengan fluktuasi harga emas global yang cukup volatil belakangan ini.
Dengan kondisi geopolitik yang masih belum stabil dan tekanan di pasar keuangan, rupiah diprediksi akan terus menghadapi volatilitas dalam beberapa waktu ke depan. Para pelaku pasar dan investor disarankan untuk memantau perkembangan situasi global dan kebijakan moneter dari Bank Indonesia guna mengambil keputusan investasi yang tepat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan