Media Kampung – Palari Films merilis film horor fantasi retro terbaru berjudul Monster Pabrik Rambut yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Film garapan sutradara Edwin ini dibintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.
Film ini mengangkat kritik terhadap budaya kerja berlebihan atau hustle culture yang kerap diglorifikasi. Alih-alih menghadirkan horor spiritual, Edwin membangun ketegangan dari rutinitas kerja sehari-hari di pabrik rambut yang penuh tekanan. Sosok Bos Maryati yang diperankan Didik Nini Thowok digambarkan tersenyum manis namun eksploitatif, sementara para pekerja mengalami kejadian-kejadian janggal akibat kurang tidur.
Untuk menciptakan nuansa retro, Edwin menggunakan practical effect tanpa CGI. Pendekatan ini memberikan pengalaman visual yang berbeda di tengah dominasi film horor Indonesia yang mengandalkan efek digital. Monster dalam film ini hadir sebagai simbol resistansi terhadap standar produktivitas yang tidak masuk akal.
Rachel Amanda, yang memerankan Putri, mengatakan film ini sangat relevan bagi kelas pekerja. “Kita para pekerja sering lembur hingga mengorbankan waktu bersama keluarga. Film ini memperlihatkan betapa horornya dunia kerja yang dinormalisasi. Sakit dianggap kerja keras, tapi apakah sistemnya benar?” ujarnya di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Iqbaal Ramadhan, yang berperan sebagai Bona, menyebut karakternya unik dan imajinatif. “Bona adalah karakter ajaib, fantastis, dan aneh. Bentuknya berbeda tapi punya keterkaitan penting dengan cerita. Monster Pabrik Rambut adalah horor retro fantastis yang keren dari Edwin. Nikmati perjalanannya,” katanya. Ia menambahkan bahwa Bona menjadi simbol perlawanan terhadap sistem yang memaksakan produktivitas gila-gilaan.
Monster Pabrik Rambut akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan