Media Kampung – Desa Potato Head melanjutkan eksplorasi spiritual Nusantara lewat babak kedua program Merasa Origins bertajuk “Java: Entering Depth” yang akan digelar pada 10 hingga 13 September 2026. Program empat hari ini mengajak peserta menyelami tradisi Tantra Hindu-Buddha dan kebatinan Jawa yang menjadi fondasi praktik wellness ala Bali.

Merasa Origins merupakan proyek jangka panjang yang menelusuri akar wellbeing Bali, mulai dari ajaran Veda di India, perpaduan Buddhisme dan kepercayaan lokal di Jawa, hingga pengaruh Majapahit di abad ke-14 yang menyatu dalam budaya Bali. Chapter Java ini menjadi jembatan antara pengaruh India dan Bali.

Baca juga:

Rangkaian Ritual dan Refleksi

Program ini dipandu oleh Pak Sugeng, seorang pendeta Tantra, dan Serj Hunt, antropolog spiritual. Peserta akan melalui serangkaian ritual dan sesi reflektif, dimulai dari makan malam pembuka yang dirancang membangun kehadiran dan kerendahan hati. Setiap pagi diisi dengan tarian Jawa dan mantra kolektif sebagai reset harian sebelum masuk ke materi lebih dalam seperti Tattwa Tutur, tiga bentuk Broto, serta konsep Right Relationship.

Setiap sesi, termasuk reenactment sakral Yadnya dan Upacara, dirancang sebagai cermin untuk melihat niat, devosi, dan kejernihan batin peserta. Di sela-sela kegiatan, ada waktu istirahat, berbagi cerita lewat makan bersama, hingga tanya jawab santai namun reflektif.

Baca juga:

Puncak Program: Tolak Balak

Menjelang penghujung, peserta mengikuti upacara Tolak Balak, ritual perlindungan dan pembersihan energi negatif. Hari terakhir diisi refleksi hening, makan siang penutup, dan ritual pemberkatan sebagai penanda bahwa pengalaman ini terus dibawa dalam keseharian.

Merasa Origins akan menjadi trilogi setelah babak ketiga di Bali pada November 2026 yang menyatukan benang merah dari India, Jawa, hingga Bali. Program ini terbuka untuk publik dengan pendaftaran terbatas.

Baca juga: