Media Kampung – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa budaya Minangkabau memiliki karakter yang kuat dan menjadi representasi penting dari kekayaan budaya Indonesia di tingkat internasional. Pernyataan ini disampaikan saat Fadli menghadiri forum Silaturahmi Minang Diaspora Network-Global (MDN-G) di Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Fadli menyoroti keberagaman ekspresi budaya Minangkabau yang mencakup seni, sastra, dan kuliner sebagai kekuatan utama dalam memperkenalkan Indonesia melalui para perantau Minang di berbagai belahan dunia. Ia menganggap bahwa perantau Minangkabau bukan hanya menyebarkan budaya asalnya, tetapi juga berperan sebagai duta budaya Indonesia secara global.

“Budaya Minangkabau memiliki akar yang kokoh dan ekspresi yang sangat beragam,” ujar Fadli. Kehadiran warga Minang di luar negeri, menurutnya, menjadi medium efektif dalam memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia internasional.

Selain itu, Fadli Zon menyambut positif inisiatif dari Minang Diaspora yang mengusulkan sastrawan Taufik Ismail sebagai calon penerima Hadiah Nobel Sastra. Langkah ini dianggap sebagai upaya strategis untuk mengangkat karya sastra Indonesia ke panggung global, mengingat Indonesia belum pernah memiliki peraih Nobel di bidang sastra.

Presiden MDN-G, Fasli Jalal, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendorong pengusulan Taufik Ismail sebagai kandidat Nobel Sastra dengan target menggerakkan dukungan hingga tingkat internasional dalam enam bulan ke depan. Rencana ini dimulai dengan pendaftaran pada Januari, pengumuman pada Mei, dan pemberian penghargaan pada Oktober 2027.

Fasli menilai sosok Taufik Ismail, yang saat ini berusia 92 tahun, sangat layak menjadi kandidat karena kapasitas dan kontribusinya dalam dunia sastra. Ia menekankan pentingnya Indonesia memiliki peraih Nobel Sastra untuk pertama kalinya, dan Taufik Ismail dianggap menjadi peluang nyata dalam pencapaian tersebut.

Pengusulan ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan budaya dan karya sastra Indonesia secara internasional, sejalan dengan peran budaya Minangkabau yang telah lama menjadi representasi kuat Indonesia di dunia. Inisiatif tersebut juga mendapat perhatian dari pihak Kementerian Kebudayaan sebagai langkah yang strategis dan positif.

Forum Silaturahmi Minang Diaspora Network-Global yang berlangsung di Jakarta menjadi wadah penting bagi komunitas Minangkabau di luar negeri untuk mempererat hubungan serta mengusung berbagai program budaya dan sastra demi meningkatkan citra Indonesia secara global.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.