Media Kampung – Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, beserta jajarannya guna membahas kerja sama riset situs kebudayaan dan pengembangan budidaya kurma di wilayah tersebut. Audiensi ini berlangsung pada Rabu, 20 Mei, di Ruang Tamu Rektor UGM dan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko.

Bupati Najmul Akhyar mengungkapkan bahwa wilayah Lombok Utara memiliki banyak situs kebudayaan yang belum resmi ditetapkan sebagai cagar budaya. Ia mengajak para akademisi dan peneliti UGM untuk melakukan riset mendalam agar situs-situs tersebut dapat dilestarikan dan diakui secara resmi. Selain itu, Najmul juga memaparkan perkembangan budidaya kurma yang semakin maju di daerahnya. Prestasi budidaya kurma Lombok Utara bahkan telah berhasil menembus ajang festival Kurma Dunia dengan predikat kurma terbaik ke-7 secara global.

Untuk mendukung pengembangan budidaya kurma tersebut, Bupati meminta bantuan UGM dalam membuat grand design yang dapat memperkuat sektor pertanian sekaligus menarik lebih banyak investor ke Lombok Utara. Ia menilai budidaya kurma memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal.

Menanggapi ajakan tersebut, Dr. Danang Sri Hadmoko menyampaikan bahwa UGM memiliki pengalaman riset yang kuat di wilayah Lombok, terutama melalui Departemen Arkeologi yang sudah melakukan kajian lapangan terkait situs-situs budaya, termasuk yang terdampak erupsi Gunung Samalas. UGM siap berkontribusi dalam upaya pelestarian kebudayaan dan pengembangan pertanian di Lombok Utara.

Selain itu, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Dr. Sri Rahayoe, menyatakan kesiapannya membantu dalam pembuatan grand design budidaya kurma di daerah tersebut. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam aspek pendidikan, Bupati Lombok Utara juga berharap agar UGM memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa asal daerahnya, seperti melalui jalur afirmasi dan beasiswa. Peningkatan sumber daya manusia juga diharapkan melalui pelatihan dan program studi lanjut bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lombok Utara agar kompetensi mereka semakin baik.

Dr. Danang menambahkan bahwa UGM bisa merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan Lombok Utara secara menyeluruh, baik dari sisi kebudayaan, pertanian, maupun pendidikan.

Rencana riset dan pengembangan yang terjalin antara UGM dan pemerintah Lombok Utara ini menjadi tonggak penting dalam pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian, terutama budidaya kurma yang menjanjikan. Tindak lanjut dari pertemuan ini akan menentukan langkah konkret untuk mewujudkan tujuan bersama demi kemajuan daerah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.