Media Kampung – Film epik terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, berhasil mencetak pendapatan sebesar 51 juta dolar AS (sekitar Rp 915 miliar) pada hari pertama penayangannya di Amerika Utara, Rabu (15/7/2026). Capaian ini melampaui ekspektasi awal, meskipun film tersebut sebelumnya mendapat kritik dari sejumlah pengamat.
Proyeksi Pendapatan Akhir Pekan Melesat
Berkat performa hari pertama yang gemilang, para analis industri merevisi proyeksi pendapatan akhir pekan The Odyssey. Jika awalnya diperkirakan meraup 90 hingga 100 juta dolar AS, kini film ini diproyeksikan mencapai 120 juta dolar AS (sekitar Rp 2,1 triliun) hingga Minggu (19/7/2026).
Angka tersebut menjadi penting mengingat biaya produksi film ini mencapai 250 juta dolar AS (sekitar Rp 4,5 triliun). Dengan proyeksi tersebut, The Odyssey menempati posisi ketiga film dengan pembukaan tertinggi di tahun 2026, setelah Toy Story 5 (159 juta dolar AS) dan The Super Mario Galaxy Movie (131 juta dolar AS).
Mengungguli Oppenheimer
Pencapaian The Odyssey diprediksi akan melampaui performa pembuka Oppenheimer (2023) yang meraup 82 juta dolar AS. Film pemenang Best Picture Oscar tersebut juga merupakan garapan Nolan.
Diangkat dari karya klasik Homer, The Odyssey mengisahkan perjalanan legendaris Odysseus kembali ke Ithaca setelah Perang Troya. Matt Damon memerankan Odysseus, didukung oleh jajaran pemain bintang seperti Tom Holland, Zendaya, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Charlize Theron, dan Lupita Nyong’o.
Kesuksesan ini mengukuhkan posisi Nolan sebagai salah satu sutradara yang mampu menarik penonton massal ke bioskop, sekaligus membuktikan bahwa kritik tidak selalu sejalan dengan antusiasme publik.














Tinggalkan Balasan